Sisihkan Ratusan Peserta, Mahasiswa UB Raih Juara Kompetisi Pangan se-Asia
Senin, 19 Oktober 2020 - 10:41 WIB
Daisy awalnya mengaku tidak percaya bahwa karya mereka akan dipilih menjadi yang terbaik di ajang ini. Sebab adanya banyak kendala yang mereka lalui seperti penelitian yang harus dilakukan online di tengah pandemic. Koneksi internet yang tidak stabil ditambah mobilitas yang terbatas karena pandemic juga menjadi rintangan yang harus dilalui. “Alhamdulillah karya kami terpilih sebagai sebagai yang terbaik. Padahal ada banyak sekali drama yang kami lalui dalam prosesnya. Alhamdulillah ternyata berhasil jadi yang terbaik. Rasanya jadi tidak sia sia perjuangan kemarin. Mungkin juri menilai karya kami sebagai yang terbaik karena analisis market kita paling akurat diantara peserta lain,” ujar Daisy dikutip dari laman resmi UB di ub.ac.id, Senin (19/10). (Baca juga: Diikuti 900 Peserta, IPB University Juara Umum Satria Data 2020 )
Food Product Development Competition adalah kompetisi pengembangan produk tahunan. Tema tahun ini “Indigenous Healthy Food and Beverages for Promoting the Uniqueness and Richness of Asia” bertujuan untuk menghasilkan produk inovasi dengan mengangkat potensi lokal dan pangan tradisional Asia berdaya saing komersial. Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor diselenggarakan bekerja sama dengan PATPI dan PT. Indofood dengan dua kategori food dan beverage.
Sebelumnya, Mahasiswi Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB juga menorehkan prestasi di kancah Internasional dalam lomba Perlis International Engineering Invention & Innovation Exhibition (PI-ENVEX) 2020 yang diadakan Universiti Malaysia Perlis. Lomba PI-ENVEX 2020 adalah lomba invensi dan inovasi yang diikuti peserta dari mancanegara.
Safira Hanun Nabila, Annesyah Dewi Karina, dan Pauline Stephanie Ruby mendapatkan penghargaan Silver Medal dari Universiti Malaysia Perlis berkat inovasinya yang berjudul ASHBY (Fashion Hijab, Baby!). ASHBY merupakan produk fashion hijab yang flexible dan fashionable berciri khas kain tenun dan lurik sebagai upaya pelestarian budaya Indonesia.
Food Product Development Competition adalah kompetisi pengembangan produk tahunan. Tema tahun ini “Indigenous Healthy Food and Beverages for Promoting the Uniqueness and Richness of Asia” bertujuan untuk menghasilkan produk inovasi dengan mengangkat potensi lokal dan pangan tradisional Asia berdaya saing komersial. Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center Institut Pertanian Bogor diselenggarakan bekerja sama dengan PATPI dan PT. Indofood dengan dua kategori food dan beverage.
Sebelumnya, Mahasiswi Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB juga menorehkan prestasi di kancah Internasional dalam lomba Perlis International Engineering Invention & Innovation Exhibition (PI-ENVEX) 2020 yang diadakan Universiti Malaysia Perlis. Lomba PI-ENVEX 2020 adalah lomba invensi dan inovasi yang diikuti peserta dari mancanegara.
Safira Hanun Nabila, Annesyah Dewi Karina, dan Pauline Stephanie Ruby mendapatkan penghargaan Silver Medal dari Universiti Malaysia Perlis berkat inovasinya yang berjudul ASHBY (Fashion Hijab, Baby!). ASHBY merupakan produk fashion hijab yang flexible dan fashionable berciri khas kain tenun dan lurik sebagai upaya pelestarian budaya Indonesia.
(mpw)
Lihat Juga :