Alumnus Unair Juarai Kompetisi UKM Berprestasi Millenial Preneurship 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:55 WIB
Alumnus FKM Universitas Airlangga Nesya Anggi Puspita mengembangkan kreasi kayu jati yang diekspor ke berbagai negara. Foto/ist
SURABAYA - Alumnus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga Nesya Anggi Puspita meraih juara pertama dalam perlombaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Berprestasi Millenial Preneurship 2020. Ia menjadi jawara dalam kategori handycraft yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur.
“Sebenarnya dari Bojonegoro terdapat tujuh perwakilan usaha yang ikut lomba, tetapi yang berhasil sampai tahap final hanya saya. Alhamdulillah, pada kategori handycraft saya yang menang,” kata Anggi, panggilan akrabnya, Kamis (22/10/2020). (Baca juga: Kolaborasi Riset, UI Inisiasi Pertemuan Peneliti UI dan Dispora Indonesia )
Ia melanjutkan, perjalanannya dalam membangun sebuah bisnis tergolong tidak mudah. Anggi sempat mencoba berbagai macam bisnis seperti berjualan jilbab, menjadi reseller produk kecantikan dan berjualan parcel Lebaran. Namun semua bisnis tersebut gagal berkembang.
Dari pengalaman tersebut, ia mencoba melakukan evaluasi dan mencari penyebab kegagalan bisnisnya. Hingga pada 2015 terciptalah bisnis kerajinan kayu jati yang terus berkembang sampai sekarang. Bisnis tersebut dia beri nama Grandis Home.
“Sebenarnya dari Bojonegoro terdapat tujuh perwakilan usaha yang ikut lomba, tetapi yang berhasil sampai tahap final hanya saya. Alhamdulillah, pada kategori handycraft saya yang menang,” kata Anggi, panggilan akrabnya, Kamis (22/10/2020). (Baca juga: Kolaborasi Riset, UI Inisiasi Pertemuan Peneliti UI dan Dispora Indonesia )
Ia melanjutkan, perjalanannya dalam membangun sebuah bisnis tergolong tidak mudah. Anggi sempat mencoba berbagai macam bisnis seperti berjualan jilbab, menjadi reseller produk kecantikan dan berjualan parcel Lebaran. Namun semua bisnis tersebut gagal berkembang.
Dari pengalaman tersebut, ia mencoba melakukan evaluasi dan mencari penyebab kegagalan bisnisnya. Hingga pada 2015 terciptalah bisnis kerajinan kayu jati yang terus berkembang sampai sekarang. Bisnis tersebut dia beri nama Grandis Home.
Lihat Juga :