SMA Double Track, Terobosan Jatim untuk Tekan Pengangguran
Kamis, 29 Oktober 2020 - 12:23 WIB
Meski demikian, lanjut Ety, pengembangan SMA DT pada tahun ini diarahkan pada empat sasaran. Pertama, penguatan pasar komunitas melalui koperasi sekolah DT Mart yang menjual produk-produk SMA DT. Kedua, peluncuran voucher cipta kerja yang mengajak masyarakat dan pemerintah membeli produk SMA DT. Ketiga, pemberian wawasan wiraswasta baik online maupun offline. Dan, keempat, penguatan mitra dunia usaha.
Selama pandemi, lanjut dia, program SMA DT tetap berlanjut dengan segala pembatasan. Yakni, dengan membentuk kelompok-kelompok kecil dan penyampaian materi pelatihan secara online.
Sementara itu, guna memberikan wadah atas inovasi dan kreativitas siswa, Bidang Pembinaan SMA Dispendik Jatim menggelar Virtual Expo SMA Double Track yang dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 27 Oktober.
Dalam gelaran yang mengangkat Maju Bersama, Hebat Semua, Gemilang, Khofifah memberikan apresiasi kepada siswa SMA DT yang tetap menunjukan semangat dan antusiasme tinggi meski pameran dilaksanakan secara daring di tengah pandemi.
Khofifah berpesan kepada para siswa untuk terus mengasah kemampuan dan talenta sesuai dengan kebutuhan pasar. "Seluruh talenta selain terus diasah, juga harus menemukan titik di antara konsumen dan produsen," pesannya.
Selama pandemi, lanjut dia, program SMA DT tetap berlanjut dengan segala pembatasan. Yakni, dengan membentuk kelompok-kelompok kecil dan penyampaian materi pelatihan secara online.
Sementara itu, guna memberikan wadah atas inovasi dan kreativitas siswa, Bidang Pembinaan SMA Dispendik Jatim menggelar Virtual Expo SMA Double Track yang dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 27 Oktober.
Dalam gelaran yang mengangkat Maju Bersama, Hebat Semua, Gemilang, Khofifah memberikan apresiasi kepada siswa SMA DT yang tetap menunjukan semangat dan antusiasme tinggi meski pameran dilaksanakan secara daring di tengah pandemi.
Khofifah berpesan kepada para siswa untuk terus mengasah kemampuan dan talenta sesuai dengan kebutuhan pasar. "Seluruh talenta selain terus diasah, juga harus menemukan titik di antara konsumen dan produsen," pesannya.
(mpw)
Lihat Juga :