UIN Bandung Dorong Penerbitan Jurnal Mahasiswa Doktoral

Jum'at, 06 November 2020 - 22:37 WIB
Masalah utama dalam melakukan pengelolaan jurnal, kata dia, minimnya jumlah artikel, naskah yang diterima tidak sesuai dengan selingkung jurnal. "Naskah yang direvisi jarang kembali, pengelola terbatas dan kurang kompak, riviver kurang kerja sama, tertib tidak teratur dan proses yang relatif komplek,” tegasnya.

Caranya agar diterima artikel harus mempelajari selingkung jurnal yang dituju, pelajari topik, isu tulisan yang diminati jurnal, perhatikan bidang ilmu, spesifikasi yang dikehendaki jurnal, perhatikan model sitasi dan penulisan daftar pustaka, dan lainnya.

Pemateri lainnya, Mohamad Erihadiana, mengatakan, mengapa etika penulisan menjadi penting. Sebuah tulisan adalah sumber materi yang memuat berbagai perspektif tentang suatu masalah. Etika penulisan menunjukkan tingkat inklusi, penghargaan, dan pengakuan atas keberagaman.

“Etika penulisan tidak hanya berkaitan dengan plagiarisme, tetapi juga menghindari bias dan bahasa eksklusif seperti seksis, rasis, dll. Ini semua untuk memperkuat tingkat kredibilitas dan argumen penulis,” jelasnya.

Untuk itu penting argumentasi dalam penulisan. Mengingat tujuan penulisan jurnal ilmiah adalah mencari jawaban tanpa terlalu dipengaruhi oleh kepercayaan pribadi penulis atau prasangka tentang topik tersebut.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!