Ingin Menangi Persaingan, Kemendikbud: Sekolah Vokasi Harus Kuasai 2 Hal Ini

Jum'at, 13 November 2020 - 05:07 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto. Foto/Dok/Humas Kemendikbud
JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Wikan Sakarinto mengingatkan agar lembaga pendidikan vokasi tidak hanya sekadar fokus pada keahlian teknis (hard skill). Pendidikan vokasi juga harus memperhatikan keahlian non-teknis (soft skill).

"Empat karakter dasar yang harus dimiliki lulusan vokasi adalah kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja dalam target, kemampuan bekerja secara team work, kemampuan berpikir kritis, dan tidak mudah bosan dan menyerah dalam berkarya," kata Wikan, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Kemenko PMK: Asesmen Nasional Berbasis Digital Bakal Alami Banyak Kendala )



Selain itu, hal yang penting terkait pendidikan vokasi adalah penyelarasan dengan industri. Kompetensi lulusan sekolah vokasi harus sesuai dengan kebutuhan industri sehingga keahliannya benar-benar bisa dimanfaatkan.

Terkait hal ini, Direktorat Kemitraan dan Penyelerasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) menyelenggarakan Gebyar Pendidikan Vokasi Bidang Perhotelan dan Kapal Pesiar. Wikan mengatakan, kebijakan link and super match sekolah vokasi dan industri harus disusun mulai dari hilir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!