Pegolf Muda Indonesia Raih Beasiswa dan Gabung di Tim Golf Elit Dunia
Jum'at, 13 November 2020 - 14:01 WIB
Pegolf muda kebanggaan Indonesia yang merupakan siswa kelas 12 Jakarta Intercultural School Kentaro Nanayama Raih Beasiswa dari Purdue University, AS. Foto/Ist
JAKARTA - Pegolf muda kebanggaan Indonesia dan siswa kelas 12 Jakarta Intercultural School Kentaro Nanayama resmi bergabung dengan klub golf elit Purdue Golf Team, dari Purdue University, AS. Sekaligus menerima beasiswa di kampus bergengsi tersebut.
Prestasi gemilang ini melanjutkan kesuksesan Kentaro, setelah tahun lalu meraih gelar Juara Golf Junior Dunia pada turnamen ATI-Ciputra Golfpreneur Junior World 2019. Bagi Kentaro, Purdue University adalah pilihan tepat karena merupakan salah satu kampus terbaik di Amerika Serikat yang memiliki fasilitas golf sangat lengkap. (Baca juga: Mahasiswa IPB University dapat Beasiswa dan Magang dari Japfa Foundation )
“Saya direkrut oleh Purdue University setelah berlaga dalam sejumlah turnamen di Amerika Serikat. Beberapa kampus lain juga mulai melakukan pendekatan setelah turnamen, namun saya mantap memilih Purdue University,” katanya melalui siaran pers, Jumat (13/11).
Purdue Golf Team mencari para pelajar yang dapat mengelola waktu dengan baik, memiliki nilai yang bagus serta skill yang hebat. Mereka juga mencari atlet pelajar yang dapat membuat perbedaan dalam tim. Ia menambahkan, tim golf Purdue University juga diisi oleh atlet-atlet kelas dunia yang selalu mendorong para anggota untuk menjadi lebih baik sehingga sukses memenangkan banyak penghargaan bagi kampus.
“Saya yakin, Purdue akan menyediakan segalanya bagi saya untuk meraih impian masa depan, menjadi pegolf kelas dunia,” ujarnya mantap. (Baca juga: Belasan Ribu Mahasiswa Ikuti Kompetisi Sains yang Digagas UI-Pertamina )
Kentaro mulai mengenal golf sejak usia tujuh tahun dari ayahnya. Ia mulai berlatih setiap hari sejak menginjak grade 4 hingga 8, dan mencoba merasakan kompetisi dalam turnamen pada usia 11. Saat menginjak grade 9, ia belajar di Jakarta Intercultural School dan dipercaya menjadi kapten Varsity Golf Team.
Prestasi gemilang ini melanjutkan kesuksesan Kentaro, setelah tahun lalu meraih gelar Juara Golf Junior Dunia pada turnamen ATI-Ciputra Golfpreneur Junior World 2019. Bagi Kentaro, Purdue University adalah pilihan tepat karena merupakan salah satu kampus terbaik di Amerika Serikat yang memiliki fasilitas golf sangat lengkap. (Baca juga: Mahasiswa IPB University dapat Beasiswa dan Magang dari Japfa Foundation )
“Saya direkrut oleh Purdue University setelah berlaga dalam sejumlah turnamen di Amerika Serikat. Beberapa kampus lain juga mulai melakukan pendekatan setelah turnamen, namun saya mantap memilih Purdue University,” katanya melalui siaran pers, Jumat (13/11).
Purdue Golf Team mencari para pelajar yang dapat mengelola waktu dengan baik, memiliki nilai yang bagus serta skill yang hebat. Mereka juga mencari atlet pelajar yang dapat membuat perbedaan dalam tim. Ia menambahkan, tim golf Purdue University juga diisi oleh atlet-atlet kelas dunia yang selalu mendorong para anggota untuk menjadi lebih baik sehingga sukses memenangkan banyak penghargaan bagi kampus.
“Saya yakin, Purdue akan menyediakan segalanya bagi saya untuk meraih impian masa depan, menjadi pegolf kelas dunia,” ujarnya mantap. (Baca juga: Belasan Ribu Mahasiswa Ikuti Kompetisi Sains yang Digagas UI-Pertamina )
Kentaro mulai mengenal golf sejak usia tujuh tahun dari ayahnya. Ia mulai berlatih setiap hari sejak menginjak grade 4 hingga 8, dan mencoba merasakan kompetisi dalam turnamen pada usia 11. Saat menginjak grade 9, ia belajar di Jakarta Intercultural School dan dipercaya menjadi kapten Varsity Golf Team.
Lihat Juga :