Platform Kedaireka akan Bangun Kemitraan Kampus-DUDI

Sabtu, 14 November 2020 - 00:10 WIB
Delapan IKU tersebut adalah lulusan pendidikan tinggi mendapat pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapat pengalaman diluar kampus, dosen berkegiatan diluar kampus, praktisi mengajar didalam kampus, hasil kerja dosen berguna bagi masyarakat dan diakui internasional, program studi kampus bekerjasama dengan mitra kelas dunia, kelas bersifat kolaboratif dan partisipatif serta program studi berstandar internasional.

Bagi dunia industri, program ini bermanfaat untuk membuka peluang kolaborasi dan juga menghimpun ide solutif sesuai kebutuhan industri dari beragam kreasi reka. Selain itu juga industri bisa membuka peluang berjejaring dengan para insan-insan unggul di pendidikan tinggi baik didalam maupun luar negeri. Kolaborasi Reka Cipta yang terjalin pun didukung penuh pemerintah demi kemajuan ekonomi jangka panjang. (Baca juga: Vokasi UI Beri Pelatihan Wirausaha Mandiri Digital Art untuk Anak dan Remaja )

Pada kesempatan tersebut Ade Kadarisman selaku Tim Kerja Akselerasi Reka Cipta Ditjen Dikti menyebutkan bahwa sinergi penta-helix ini dapat menghasilkan tujuan yang saling berkesinambungan.

Ade memaparkan, dengan membawa industri ke kampus, perguruan tinggi dapat mempersiapkan SDM yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan sebaliknya, dunia industri juga dapat mengoptimalkan SDM serta reka cipta yang dihasilkan kampus untuk dimanfaatkan oleh industri.

“Media merupakan bagian dari elemen penta-helix yang memiliki peran besar serta harus terlibat menjadi satu kesatuan dalam ekosistem reka cipta Indonesia yang tercermin melalui platform Kedaireka,” ujarnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!