Plt Rektor UNY: Sarjana Bukan Cari Kerja tapi Pencipta Dunia Kerja
Senin, 30 November 2020 - 09:51 WIB
UNY menggelar wisuda virtual di auditorium UNY, Sabtu (28/11). Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menggelar wisuda virtual kepada 1545 sarjana baru, yang dipusatkan di auditorium UNY, Sabtu (28/11/2020). Terdiri dari 13 lulusan Doktor (S3), 199 lulusan Magister (S2), 1223 lulusan Sarjana (S1), dan 110 lulusan Diploma (D3).
Jumlah tersebut berasal dari tujuh fakultas, yaitu FIP 233 lulusan, , FBS 314 lulusan, FMIPA 266 lulusan, FIS 180 lulusan, FT 198 lulusan FIK 172 lulusan, dan FE 126 lulusan serta Pascasarjana 56 lulusan. (Baca juga: UGM Kembali Juara Umum Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasiona 2020 )
Hanya perwakilan yang mengikuti wisuda secara luring, sedangkan wisudawan lainnya mengikuti secara live striming di tempatnya masing-masig. Ada delapan lokasi zoom meeting, satu di aditorium dan tujuh fakultas UNY.
Plt Rektor UNY Prof. Mergono dalam sambutanya mengatakan di era revluasi industri 4.0 dan disrupsi serta di masa pandemi COVID-19, maka para lulusan dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan situasi saat ini dan harus segera bangkit dari kondisi keterpurukan akibat dampak COVID-19. “Karena itu kita semua harus bersatu dan bergandeng tangan dalam menghadapai pandemi COVID-19,” kata Margono
Jumlah tersebut berasal dari tujuh fakultas, yaitu FIP 233 lulusan, , FBS 314 lulusan, FMIPA 266 lulusan, FIS 180 lulusan, FT 198 lulusan FIK 172 lulusan, dan FE 126 lulusan serta Pascasarjana 56 lulusan. (Baca juga: UGM Kembali Juara Umum Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasiona 2020 )
Hanya perwakilan yang mengikuti wisuda secara luring, sedangkan wisudawan lainnya mengikuti secara live striming di tempatnya masing-masig. Ada delapan lokasi zoom meeting, satu di aditorium dan tujuh fakultas UNY.
Plt Rektor UNY Prof. Mergono dalam sambutanya mengatakan di era revluasi industri 4.0 dan disrupsi serta di masa pandemi COVID-19, maka para lulusan dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan situasi saat ini dan harus segera bangkit dari kondisi keterpurukan akibat dampak COVID-19. “Karena itu kita semua harus bersatu dan bergandeng tangan dalam menghadapai pandemi COVID-19,” kata Margono
Lihat Juga :