Menag Harap Lembaga Pendidikan Ajarkan Islam yang Toleran
Senin, 30 November 2020 - 22:28 WIB
Kedua, jadikan lembaga pendidikan STIPI sebagai tempat untuk menghasilkan SDM yang memilki komitmen keislaman dan ke-Indonesiaan. "Hal ini perlu ditekankan, karena ada sekelompok kecil masyarakat yang memperhadapkan dua hal tersebut,"ujar Menag. (Baca juga: Plt Rektor UNY: Sarjana Bukan Cari Kerja tapi Pencipta Dunia Kerja )
Menag mengapresiasi berdirinya sekolah tinggi yang akan mendidik calon-calon guru serta madrasah aliyah modern ini. Apalagi, dua lembaga ini dibangun dari sumbangsih alumni jamaah haji dan umrah Yayasan Al-Maghfirah. Ini menurut Menag memperlihatkan kepedulian masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam.
"Memang seharusnya sepulangnya dari tanah suci, jamaah haji atau umrah perlu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Membantu pendidikan salah satunya," kata Menag.
Penyiapan SDM guru menurut Menag menjadi langkah awal bila ingin mengembangkan lembaga pendidikan yang bermutu. "Ini perencanaannya sudah benar. Seperti kami di militer, sebelum membentuk sebuah lembaga pendidikan, kami menyiapkan dulu SDM pendidiknya. Di sini, Al-Maghfirah juga menyiapkan seperti itu," ungkapnya.
Sementara, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Adib menyampaikan kegembiraannya atas diresmikannya STIPI Al-Maghfirah. "Dengan adanya lembaga ini maka bertambah pula lembaga pendidikan Islam berkualitas di Jawa Barat ini," ungkapnya.
Menag mengapresiasi berdirinya sekolah tinggi yang akan mendidik calon-calon guru serta madrasah aliyah modern ini. Apalagi, dua lembaga ini dibangun dari sumbangsih alumni jamaah haji dan umrah Yayasan Al-Maghfirah. Ini menurut Menag memperlihatkan kepedulian masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam.
"Memang seharusnya sepulangnya dari tanah suci, jamaah haji atau umrah perlu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Membantu pendidikan salah satunya," kata Menag.
Penyiapan SDM guru menurut Menag menjadi langkah awal bila ingin mengembangkan lembaga pendidikan yang bermutu. "Ini perencanaannya sudah benar. Seperti kami di militer, sebelum membentuk sebuah lembaga pendidikan, kami menyiapkan dulu SDM pendidiknya. Di sini, Al-Maghfirah juga menyiapkan seperti itu," ungkapnya.
Sementara, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Adib menyampaikan kegembiraannya atas diresmikannya STIPI Al-Maghfirah. "Dengan adanya lembaga ini maka bertambah pula lembaga pendidikan Islam berkualitas di Jawa Barat ini," ungkapnya.
Lihat Juga :