Tahap Uji Klinis, UGM dan PT FAI Kembangkan Obat Antivirus Covid-19
Rabu, 02 Desember 2020 - 22:51 WIB
Anggota tim peneliti dari FKKMK UGM, Jarir At Thobari mengatakan pengembangan obat antiinflamasi dan antivirus sengaja dipilih sebab masih sedikit yang sudah mengembangkan. Hingga saat ini untuk penelitian dan pengembangan obat anti inflamasi dan antivirus bahan formula pembuatan obat masih bergantung dari luar
“Tapi kami optimis bahan baku obat ini nantinya sudah bisa sediakan dari tanah air setelah dikembangkan dan diproduksi sendiri,” paparnya
.Adapun tahapan uji klinis akan mulai dilakukan pada tahun depan. “Awal tahun depan, kita sudah bisa melakukan proses (uji klinis) tersebut,” ungkapnya.
Direktur Utama PT FAI,Mario Pacurso Marcos mengatakan menyambut baik dapat menjalin kerja sama dengan UGM dalam pengembangan obat. UGM sendiri dengan kapasitas peneliti yang dimilikinya mampu menghasilkan obat anti inflamasi dan obat anti virus COVID-19 yang berstandar internasional.
“Saya harap kerja sama ini mendorong peningkatan kapasitas SDM di Indonesia maupun Filipina,”katanya.
“Tapi kami optimis bahan baku obat ini nantinya sudah bisa sediakan dari tanah air setelah dikembangkan dan diproduksi sendiri,” paparnya
.Adapun tahapan uji klinis akan mulai dilakukan pada tahun depan. “Awal tahun depan, kita sudah bisa melakukan proses (uji klinis) tersebut,” ungkapnya.
Direktur Utama PT FAI,Mario Pacurso Marcos mengatakan menyambut baik dapat menjalin kerja sama dengan UGM dalam pengembangan obat. UGM sendiri dengan kapasitas peneliti yang dimilikinya mampu menghasilkan obat anti inflamasi dan obat anti virus COVID-19 yang berstandar internasional.
“Saya harap kerja sama ini mendorong peningkatan kapasitas SDM di Indonesia maupun Filipina,”katanya.
(mpw)
Lihat Juga :