Fakultas Kedokteran Uhamka Resmi Terakreditasi B
Kamis, 03 Desember 2020 - 23:05 WIB
Kemudian, proses akreditasi dilanjutkan tanya jawab kepada seluruh komponen Fakultas dan Prodi mulai Dekanat, Prodi, tim gugus/unit mutu, tim MEU (Medical Education Unit), para dosen, staf tenaga kependidikan/tendik, laboran, dan bahkan mahasiswa. Proses akreditasi juga dilengkapi pengecekan borang dan dokumen kepada tim Task Force yang bertanggung jawab terhadap kelengkapan berkas-berkas dalam kegiatan ini.
“Alhamdulilah, penilaian dari para assesor dalam kegiatan akreditasi sudah diterima kurun waktu kurang sebulan dan mendapat hasil sesuai yang diharapkan. Nilai ini berlaku selama satu tahun dan sebelum waktunya berakhir, maka akan dinilai kembali melalui proses akreditasi secara luring,” kata Wawang.
Menurutnya, karena pandemi Covid-19, sehingga proses akreditasi pada Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia dilakukan melalui proses daring. Ia berharap pandemi segera berakhir dan proses akreditasi bisa dilakukan tatap muka dan pengecekan lapangan.
FK Uhamka sendiri memiliki kelengkapan sarana dan prasarana yang serba baru, termasuk gedung perkuliahan, laborarotorium dan fasilitas pendukung. Capaian akreditasi ini, lanjut Dr. Wawang, bisa diraih karena seluruh SDM bekerja sama secara kompak dan solid untuk mengimplementasikan standar pendidikan yang telah ditetapkan secara nasional.
FK Uhamka juga secara konsisten semaksimal mungkin mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam misi FK yang mengacu visi misi Universitas. Yakni, melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang ditetapkan dalam renstra, plus misi kerjasama dalam dan luar negeri, penggemblengan kepemimpinan dan kemampuan manajerial dan integrasi Al Islam ke-Muhammadiyahan dalam kurikulum pendidikan dokter.
“Hal ini untuk mencapai cita-cita menghasilkan dokter yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga spiritual, emosional dan sosial,” papar Wawang.
“Alhamdulilah, penilaian dari para assesor dalam kegiatan akreditasi sudah diterima kurun waktu kurang sebulan dan mendapat hasil sesuai yang diharapkan. Nilai ini berlaku selama satu tahun dan sebelum waktunya berakhir, maka akan dinilai kembali melalui proses akreditasi secara luring,” kata Wawang.
Menurutnya, karena pandemi Covid-19, sehingga proses akreditasi pada Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia dilakukan melalui proses daring. Ia berharap pandemi segera berakhir dan proses akreditasi bisa dilakukan tatap muka dan pengecekan lapangan.
FK Uhamka sendiri memiliki kelengkapan sarana dan prasarana yang serba baru, termasuk gedung perkuliahan, laborarotorium dan fasilitas pendukung. Capaian akreditasi ini, lanjut Dr. Wawang, bisa diraih karena seluruh SDM bekerja sama secara kompak dan solid untuk mengimplementasikan standar pendidikan yang telah ditetapkan secara nasional.
FK Uhamka juga secara konsisten semaksimal mungkin mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam misi FK yang mengacu visi misi Universitas. Yakni, melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang ditetapkan dalam renstra, plus misi kerjasama dalam dan luar negeri, penggemblengan kepemimpinan dan kemampuan manajerial dan integrasi Al Islam ke-Muhammadiyahan dalam kurikulum pendidikan dokter.
“Hal ini untuk mencapai cita-cita menghasilkan dokter yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga spiritual, emosional dan sosial,” papar Wawang.
Lihat Juga :