Dosen dan Mahasiswa FTUI Mengajar ke Rumah Warga di Karanggayam, Kebumen
Senin, 07 Desember 2020 - 11:29 WIB
Tim pengabdian masyarakat FTUI menjalankan kegiatan pengmas bertajuk UI Mengajar ke Kecamatan Karanggayam, Kebumen, Jawa Tengah. Foto/Dok/Humas UI
JAKARTA - Tim pengabdian masyarakat (pengmas) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang diketuai oleh dosen FTUI Ardiyansyah, menjalankan kegiatan pengmas bertajuk UI Mengajar ke Kecamatan Karanggayam, Kebumen, Jawa Tengah.
Rangkaian kegiatan mengajar berupa menulis, berhitung, dan membaca, serta edukasi protokol kesehatan COVID-19. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut (18 – 20 Agustus 2020) diberikan kepada 42 siswa SD Negeri 2, Wonotirto. Tim pengmas melakukannya di rumah-rumah warga. (Baca juga: Jembatani Para Peneliti, Psikologi UI dan Maastricht University Belanda Bersinergi )
Menurut Ardiyansyah, SD Negeri 2 Wonotirto telah mengubah sistem pembelajaran, dari tatap muka di kelas menjadi kegiatan belajar di rumah-rumah warga dengan jumlah siswa yang dibatasi satu hingga tiga siswa di tiap rumah. Setiap rumah akan mendapat jatah kunjungan belajar oleh guru kelasnya.
“Kami membagi Tim Pengmas menjadi tiga tim untuk berkunjung mengajar ke rumah-rumah warga. Kegiatan berlangsung setiap hari dan disambut antusias oleh para siswa, orang tua siswa, serta guru. Menurut guru, kehadiran kakak mahasiswa FTUI - yang merupakan anggota Tim Pengmas FTUI sangat membantu dan memotivasi siswa dalam belajar. Mengingat para orang tua siswa tidak dapat sepenuhnya membantu anaknya belajar, karena mayoritas pekerjaan orang tua adalah pedagang dan petani,” ujar Ardiyansyah.
Rangkaian kegiatan mengajar berupa menulis, berhitung, dan membaca, serta edukasi protokol kesehatan COVID-19. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut (18 – 20 Agustus 2020) diberikan kepada 42 siswa SD Negeri 2, Wonotirto. Tim pengmas melakukannya di rumah-rumah warga. (Baca juga: Jembatani Para Peneliti, Psikologi UI dan Maastricht University Belanda Bersinergi )
Menurut Ardiyansyah, SD Negeri 2 Wonotirto telah mengubah sistem pembelajaran, dari tatap muka di kelas menjadi kegiatan belajar di rumah-rumah warga dengan jumlah siswa yang dibatasi satu hingga tiga siswa di tiap rumah. Setiap rumah akan mendapat jatah kunjungan belajar oleh guru kelasnya.
“Kami membagi Tim Pengmas menjadi tiga tim untuk berkunjung mengajar ke rumah-rumah warga. Kegiatan berlangsung setiap hari dan disambut antusias oleh para siswa, orang tua siswa, serta guru. Menurut guru, kehadiran kakak mahasiswa FTUI - yang merupakan anggota Tim Pengmas FTUI sangat membantu dan memotivasi siswa dalam belajar. Mengingat para orang tua siswa tidak dapat sepenuhnya membantu anaknya belajar, karena mayoritas pekerjaan orang tua adalah pedagang dan petani,” ujar Ardiyansyah.
Lihat Juga :