Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Syarat Wajib Hibah Matching Fund

Jum'at, 11 Desember 2020 - 13:25 WIB
"Selanjutnya akan mendorong peran dunia industri dalam mendukung para pereka cipta di perguruan tinggi, karena kolaborasi dari perguruan tinggi dan industri menjadi syarat wajib untuk mengajukan hibah Matching Fund," jelasnya.

Paris menjelaskan bahwa reka cipta merupakan salah satu upaya mencapai tujuan dari perguruan tinggi dalam melahirkan lulusan-lulusan yang memiliki semangat kemandirian, inovatif, kompetitif dan solutif bagi masyarakat.

Dengan landasan tersebut perlu terciptanya Kampus Merdeka yang merupakan pola baru dalam sistem pembelajaran pendidikan tinggi di Indonesia, sehingga beberapa hal perlu disesuaikan dalam menghadapi perubahan zaman seperti kurikulum, sistem teknologi informasi dan lainnya.

"Oleh karena itu, Kemendikbud melalui Ditjen Dikti akan menilai kelayakan program untuk mencapai 8 Indikator Kerja Utama (IKU) serta rekam jejak institusi dan/atau mitra dalam program peningkatan kualitas akademik dan IKU," jelasnya.

Kedepannya, menurut Paris, diharapkan setelah diadakan seminar serta peluncuran, tercipta hubungan timbal balik dimana perguruan tinggi dapat menyelesaikan penawaran masalah bisnis yang diberikan oleh industri.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!