Kisah Inspiratif, 21 PMI di Taiwan Berjuang Raih Gelar Sarjana di UT

Selasa, 15 Desember 2020 - 12:37 WIB
Rektor Ojat mengatakan, kegigihan para lulusan UT di Taiwan yang telah berhasil menyelesaikan kuliah merupakan ikhtiar yang luar biasa yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Para PMI ini, kata Ojat, pergi jauh merantau ke negeri orang untuk mencari nafkah. Bahkan jauh dari keluarga yang dikasihi namun, terangnya, masih mampu menyempatkan belajar. (Baca juga: Pendaftaran SBMPTN Dimulai Maret 2021 )

"Berbagi waktu antara pekerjaan dan kuliah dan berhasil menempuh pendidikan di UT yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Dan ini adalah merupakan sebuah prestasi dari kerja keras Anda selama ini," tambahnya.

Ikut hadir secara daring Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani. Benny juga mengapresiasi para PMI yang berhasil menyelesaikan studi sambil bekerja. Para PMI yang dinilainya berani meninggalkan kampung halamannya untuk bekerja mewujudkan mimpi dan harapan itu, katanya, telah menunjukkan kehebatannya karena berani menambah ilmu dengan memilih untuk kuliah.

"Justru ketika pekerja migran yang lainnya memilih untuk menggunakan waktunya untuk istirahat atau berlibur, sebuah perjuangan dari Bapak Ibu sekalian yang lulus yang tentu tidak mudah bahkan dipastikan penuh dengan pengorbanan dan jerih payah untuk terus belajar dan menyelesaikan tugas kuliah," ujarnya.

Benny mengatakan, dengan meraih gelar sarjana maka diharapkan kesempatan kerja yang bisa diraih para PMI ini akan menjadi lebih luas dan beragam. Juga dapat mendapat pekerjaan dengan penghasilan yang lebih tinggi tentunya. Dia pun mengapresiasi UT yang telah bekerjasama dengan BP2MI untuk menyediakan kesempatan bagi para PMI kita untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!