Ingin Lolos di STAN Harus Maksimalkan Nilai TPS, TKA dan Soshum
Kamis, 17 Desember 2020 - 16:23 WIB
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi P Widyobroto saat memberikan paparan mengenai agenda SNMPTN, UTBK dan SBMPTN. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Bagi siswa yang memiliki tujuan untuk melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), tetap harus mendaftar Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN). Sebab nilai UTBK itu nantinya akan digunakan STAN untuk seleksi.
"Nilai UTBK digunakan oleh perguruan tinggi negeri untuk jalur mandiri, digunakan perguruan tinggi swasta, atau sekolah kedinasan itu haknya perguruan tinggi masing-masing. Tapi yang sudah Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) itu STAN," ujar Ketua Pelaksana LTMPT, Budi Prasetyo dalam siaran youtube LTMPT, Rabu (16/12/2020). (Baca juga: Ini Catatan Penting Agar Sukses Mendaftar pada SNMPTN-SBMPTN )
Budi mengatakan STAN membutuhkan nilai UTBK dari peserta untuk proses seleksi. Namun, skema lebih detail bakal disusun lebih lanjut. "Mekanismenya akan kita lihat bagaimana adik-adik ikut UTBK, tapi SBMPTN-nya tidak mendaftar karena akhirnya ikut di STAN itu secara sistem itu seperti apa," lanjut Budi.
STAN bakal meminta nilai Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sosial dan humaniora (Soshum) dari peserta UTBK-SBMPTN. Komponen dari nilai itulah yang akan diambil STAN sebagai bahan pertimbangan.
"Nilai UTBK digunakan oleh perguruan tinggi negeri untuk jalur mandiri, digunakan perguruan tinggi swasta, atau sekolah kedinasan itu haknya perguruan tinggi masing-masing. Tapi yang sudah Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) itu STAN," ujar Ketua Pelaksana LTMPT, Budi Prasetyo dalam siaran youtube LTMPT, Rabu (16/12/2020). (Baca juga: Ini Catatan Penting Agar Sukses Mendaftar pada SNMPTN-SBMPTN )
Budi mengatakan STAN membutuhkan nilai UTBK dari peserta untuk proses seleksi. Namun, skema lebih detail bakal disusun lebih lanjut. "Mekanismenya akan kita lihat bagaimana adik-adik ikut UTBK, tapi SBMPTN-nya tidak mendaftar karena akhirnya ikut di STAN itu secara sistem itu seperti apa," lanjut Budi.
STAN bakal meminta nilai Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sosial dan humaniora (Soshum) dari peserta UTBK-SBMPTN. Komponen dari nilai itulah yang akan diambil STAN sebagai bahan pertimbangan.
Lihat Juga :