Mahasiswa ITS Buat Aplikasi untuk Usaha Laundry

Minggu, 03 Januari 2021 - 13:12 WIB
Tak hanya melakukan analisa kondisi pasar pada pelanggan, tim londri.in juga bergerak untuk mendengar masukan dari para pebisnis laundry. Melalui wawancara yang dilaksanakan, pebisnis laundry memiliki masalah yang sama yaitu hanya memiliki basis pasar pada daerah di sekitar lapak mereka saja.

Ibra menjelaskan bahwa saat pandemi Covid-19 ini, banyak lapak pebisnis laundry yang mengalami sepi pelanggan. “Melalui permasalahan tersebut, tim londri.in mencari strategi untuk dapat memberikan basis pasar yang lebih luas kepada pebisnis laundry,” tambahnya.

Kemudian londri.in hadir untuk memberikan beberapa manfaat pada mitra dengan menawarkan basis pelanggan baru yang lebih luas. Hal ini dapat dilakukan dengan menawarkan ongkir sama, di mana hanya dengan Rp 3.000 di seluruh wilayah Surabaya.

Adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi mitra ini mengatur mulai dari mencuci, menjemur hingga menyetrika. Sehingga kualitas dari hasil laundry bisa dikontrol dan dapat memberikan jaminan estimasi yang tepat. “Selain itu, londri.in juga menyediakan bahan baku dengan kualitas baik dan terjangkau,” jelas Ibra.

Dalam pembuatan aplikasi londri.in, Ibra dibantu oleh empat temannya yang tergabung dalam tim PKM Kewirausahaan. Mereka adalah Achmad Akmal Dyantama, Muhammad Fajar Alfandi, Zaenal Makhmudi, dan Arief Prasetyo. Tim yang dibimbing langsung oleh dosen bernama Diesta Iva Maftuhah ST MT ini berhasil membawa pulang medali emas PKM-K Pimnas ke-33 tahun 2020.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!