Belajar Jarak Jauh karena Corona, Taruna STMKG Dituntut Terus Berinovasi
Jum'at, 15 Mei 2020 - 13:10 WIB
"Dalam kondisi normal, para dosen lebih banyak melakukan tatap muka di kelas, namun dengan kondisi saat ini, mengharuskan untuk lebih berinovasi dalam hal menyampaikan bahan ajarnya, pengajaran secara virtual mewajibkan semua dosen maupun taruna untuk dapat menguasai teknologi komunikasi dan teknologi jaringan, agar penyampaian materi dapat dilaksanakan dengan baik," jelas Nyoman.
Nyoman menyebutkan, para dosen diberikan kebebasan dalam penggunaan teknologi virtual, sehingga dapat diakses dengan mudah oleh para taruna yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.
Meskipun demikian, kondisi ini akan semakin menantang karena di penghujung bulan April memasuki masa ujian tengah semester dan beberapa waktu ke depan akan menghadapi ujian akhir semester serta sidang tugas akhir.
Saat ini STMKG mempunyai 4 (empat) Program Studi meliputi Meteorologi, Klimatologi, Geofisika dan Instrumentasi-MKG, dengan total jumlah taruna sekitar 1200 orang, yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia.
Semua lulusan STMKG akan mendukung SDM BMKG, sehingga sekolah kedinasan vokasional lulusan STMKG dituntut untuk dapat bersinergi dengan tantangan yang dihadapi oleh BMKG dalam rangka menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan lompatan inovasi pada revolusi industri 4.0 ini.
Nyoman menyebutkan, para dosen diberikan kebebasan dalam penggunaan teknologi virtual, sehingga dapat diakses dengan mudah oleh para taruna yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.
Meskipun demikian, kondisi ini akan semakin menantang karena di penghujung bulan April memasuki masa ujian tengah semester dan beberapa waktu ke depan akan menghadapi ujian akhir semester serta sidang tugas akhir.
Saat ini STMKG mempunyai 4 (empat) Program Studi meliputi Meteorologi, Klimatologi, Geofisika dan Instrumentasi-MKG, dengan total jumlah taruna sekitar 1200 orang, yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia.
Semua lulusan STMKG akan mendukung SDM BMKG, sehingga sekolah kedinasan vokasional lulusan STMKG dituntut untuk dapat bersinergi dengan tantangan yang dihadapi oleh BMKG dalam rangka menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan lompatan inovasi pada revolusi industri 4.0 ini.
(maf)
Lihat Juga :