Bukti PT Mampu Hadapi Tantangan Pandemi, Dirjen Dikti Apresiasi GeNose C19
Minggu, 17 Januari 2021 - 10:11 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Nizam. Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah
JAKARTA - Dalam penanganan kasus Covid-19 di Indonesia diperlukan langkah cepat untuk penanggulangan virus dengan strategi dan kebijakan dalam upaya menekan penyebaran kasus, mengurangi dan meniadakan risiko secara optimal serta menyeluruh.
Hal tersebut dilakukan dengan menekan kasus secara akurat dan tepat serta dengan harga yang terjangkau dengan program 4T (Testing, Tracing, Tracking dan Treatment) untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19. Baca juga: Mahasiswa ITS Teliti Superkapasitor sebagai Wind Energy Smoother
GeNose C19 yang merupakan alat pendeteksi Covid-19 buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 24 Desember 2020 lalu secara resmi telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengapresiasi para ahli dari UGM yang telah menciptakan adanya GeNose C19 dalam menangani kasus pandemi di Indonesia yang telah teruji secara klinis dan siap diproduksi.
Hal tersebut dilakukan dengan menekan kasus secara akurat dan tepat serta dengan harga yang terjangkau dengan program 4T (Testing, Tracing, Tracking dan Treatment) untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19. Baca juga: Mahasiswa ITS Teliti Superkapasitor sebagai Wind Energy Smoother
GeNose C19 yang merupakan alat pendeteksi Covid-19 buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 24 Desember 2020 lalu secara resmi telah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan.
Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengapresiasi para ahli dari UGM yang telah menciptakan adanya GeNose C19 dalam menangani kasus pandemi di Indonesia yang telah teruji secara klinis dan siap diproduksi.
Lihat Juga :