Pemerhati Pendidikan: Mendikbud Menjaga Jarak dengan Insan Pendidikan
Rabu, 27 Januari 2021 - 11:12 WIB
Indra menerangkan Mendikbud sebagai germaphobe alias orang yang takut kuman di era pandemi Covid-19. Nadiem, menurutnya, benar-benar menerapkan protokol kesehatan (prokes) 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan). Baca juga: Anggarkan Rp250 M, Kemendikbud Buka Seleksi Proposal Matching Fund 2021
“Beliau menjaga jarak dari para guru, kepala sekolah, dan insan pendidikan. Beliau memilih untuk menggunakan masker besi sehingga tidak ada percakapan, dialog, diskusi dengan pemangku kepentingan pendidikan. Beliau juga lebih banyak mencuci tangan untuk masalah-masalah pendidikan yang ada di tanah air. Ini protokol kesehatan yang kebablasan,” tegasnya.
Indra mengungkapkan jumlah sekolah, kampus, dan objek pendidikan yang pernah dikunjungi Nadiem selama setahun belakangan ini sangat sedikit. Apalagi jika dibandingkan dengan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) walaupun di tengah pandemic.
“Hal ini membuat jarak yang sangat lebar antara mendikbud dengan gerbong pendidikan yang dipimpinnya. Jika menggunakan alasan kesehatan, pertemuan daring dengan insan pendidikan pun hampir tidak pernah dilakukan,” pungkasnya.
“Beliau menjaga jarak dari para guru, kepala sekolah, dan insan pendidikan. Beliau memilih untuk menggunakan masker besi sehingga tidak ada percakapan, dialog, diskusi dengan pemangku kepentingan pendidikan. Beliau juga lebih banyak mencuci tangan untuk masalah-masalah pendidikan yang ada di tanah air. Ini protokol kesehatan yang kebablasan,” tegasnya.
Indra mengungkapkan jumlah sekolah, kampus, dan objek pendidikan yang pernah dikunjungi Nadiem selama setahun belakangan ini sangat sedikit. Apalagi jika dibandingkan dengan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) walaupun di tengah pandemic.
“Hal ini membuat jarak yang sangat lebar antara mendikbud dengan gerbong pendidikan yang dipimpinnya. Jika menggunakan alasan kesehatan, pertemuan daring dengan insan pendidikan pun hampir tidak pernah dilakukan,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :