Hasil Survei, Cara Ini Paling Efektif Lulus UTBK di PTN Favoritmu
Jum'at, 29 Januari 2021 - 15:01 WIB
Sejumlah calon mahasiswa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk SBMPTN 2020. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Startup edukasi Zenius melakukan survei terhadap perilaku belajar terhadap lebih dari 15.000 penggunanya yang dinyatakan lulus UTBK ( Ujian Tulis Berbasis Komputer ) pada Juli 2020.
Zenius menemukan bahwa siswa yang menerapkan prinsip pembelajaran aktif dan metode belajar ‘spaced repetition’ atau pengulangan berjarak memiliki peluang lebih besar untuk lulus UTBK. Baca juga: 15 Universitas Terfavorit di SBMPTN 2020, UGM Paling Diminati
Secara umum, UTBK menguji keterampilan kognitif, penalaran kuantitatif, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Artinya, pemahaman konseptual yang mendalam akan memainkan peran yang lebih besar dalam menentukan keberhasilan siswa daripada hafalan.
Namun demikian, banyak siswa di Indonesia saat ini yang memiliki tantangan dalam menaklukkan UTBK dan mengembangkan penguasaan mata pelajaran secara mendalam karena sebagian besar dari mereka masih menggunakan metode belajar pasif, di mana kebanyakan siswa hanya duduk dan mendengarkan pelajaran.
Siswa yang berhasil lulus UTBK cenderung melangkah lebih jauh dengan aktif melakukan sesuatu seperti berdiskusi dengan teman dari pada hanya membaca buku atau menghafal pelajaran, sebuah prinsip utama yang digunakan dalam pembelajaran aktif. Baca juga: UGM Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Ranking
Zenius menemukan bahwa siswa yang menerapkan prinsip pembelajaran aktif dan metode belajar ‘spaced repetition’ atau pengulangan berjarak memiliki peluang lebih besar untuk lulus UTBK. Baca juga: 15 Universitas Terfavorit di SBMPTN 2020, UGM Paling Diminati
Secara umum, UTBK menguji keterampilan kognitif, penalaran kuantitatif, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Artinya, pemahaman konseptual yang mendalam akan memainkan peran yang lebih besar dalam menentukan keberhasilan siswa daripada hafalan.
Namun demikian, banyak siswa di Indonesia saat ini yang memiliki tantangan dalam menaklukkan UTBK dan mengembangkan penguasaan mata pelajaran secara mendalam karena sebagian besar dari mereka masih menggunakan metode belajar pasif, di mana kebanyakan siswa hanya duduk dan mendengarkan pelajaran.
Siswa yang berhasil lulus UTBK cenderung melangkah lebih jauh dengan aktif melakukan sesuatu seperti berdiskusi dengan teman dari pada hanya membaca buku atau menghafal pelajaran, sebuah prinsip utama yang digunakan dalam pembelajaran aktif. Baca juga: UGM Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi Webometrics Ranking
Lihat Juga :