Prihatin Sampah Sungai, Mahasiswa UMM Rancang Alat Penyaring Sampah Otomatis

Senin, 01 Februari 2021 - 18:08 WIB
Sama seperti beberapa PKM lain yang didanai Ditjen Dikti tahun 2020, ada beberapa perubahan terkait pelaksanaan PKM-T ini. Salah satunya adalah hasil PKM-T tidak berupa alat namun berupa video animasi dan desain produk. Mahdan menjelaskan timnya memiliki beberapa kendala saat proses pengerjaan. Baca juga: Mulai Tahun Ini, ITB Kampus Cirebon Terima Mahasiswa Baru

“Tim kami sangat kesulitan untuk membuat desain dan video animasi. Akhirnya kami meminta tolong pada salah satu teman dari jurusan teknik mesin untuk membuatkan video animasi untuk PKM ini,” kata mahasiswa kelahiran Sulawesi Tenggara itu melanjutkan.

Mahdan kembali bercerita bahwa sebenarnya pemerintah telah memiliki alat pembersih sampah yang bernama Interceptor 001. Namun alat ini memiliki beberapa kelemahan seperti penggunaan alat hanya terbatas di sungai-sungai besar, pemasangannya yang rumit, dan membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengoperasikan alat tersebut.

“Saya berharap dengan hadirnya inovasi ini mampu membantu mengurangi permasalahan sampah yang ada di sungai. Selain itu semoga Trash Conveyor dapat diterapkan di berbagai daerah yang ada di Indonesia,” Kata Mahdan .
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!