Perhimpunan Guru Nilai Sekolah Penggerak Tak akan Berjalan Maksimal
Jum'at, 05 Februari 2021 - 16:23 WIB
Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai ada potensi program Sekolah Penggerak yang sudah diluncurkan Kemendikbud tidak akan berjalan maksimal karena saat ini masih masa pandemic.
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengatakan, sekolah penggerak berpotensi tidak akan efektif. Mengingat sekarang masih kondisi pandemi Covid-19 dimana para siswa dan guru untuk mengikuti proses pembelajaran dengan PJJ saja banyak menemui kendala.
Baca juga: Masih Terkendala, Sekolah Penggerak Butuh Komitmen Pemerintah Daerah
Satriwan mengatakan, berdasarkan data Kemenko PMK saja ada 46.000 sekolah yang tidak bisa melakukan PJJ online selama ini. "Pelatihan-pelatihan online bagi guru tentu hanya akan mampu mengakomodir guru yang punya akses digital, ada laptop atau gawai, dan akses internet," katanya melalui siaran pers, Jumat (5/2).
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengatakan, sekolah penggerak berpotensi tidak akan efektif. Mengingat sekarang masih kondisi pandemi Covid-19 dimana para siswa dan guru untuk mengikuti proses pembelajaran dengan PJJ saja banyak menemui kendala.
Baca juga: Masih Terkendala, Sekolah Penggerak Butuh Komitmen Pemerintah Daerah
Satriwan mengatakan, berdasarkan data Kemenko PMK saja ada 46.000 sekolah yang tidak bisa melakukan PJJ online selama ini. "Pelatihan-pelatihan online bagi guru tentu hanya akan mampu mengakomodir guru yang punya akses digital, ada laptop atau gawai, dan akses internet," katanya melalui siaran pers, Jumat (5/2).
Lihat Juga :