Miris, 400 Ribu Sarjana TI Per Tahun Tak Memenuhi Kualifikasi Industri

Senin, 05 April 2021 - 18:23 WIB
Mayoritas lulusan TI di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kalangan industri yang bergerak pada bidang teknologi informasi. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
BANDUNG - Mayoritas lulusan teknik informatika (TI) di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kalangan industri yang bergerak pada bidang teknologi informasi. Padahal, jumlah lulusan TI setiap tahunnya cukup besar.

CEO Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono mengaku, setiap tahunnya Indonesia memiliki lulusan sarjana atau sekolah kejuruan TI tak kurang dari 400.000 orang. Mereka dihasilkan dari ratusan perguruan tinggi serta sekolah kejuruan program studi TI.



Baca juga: Tim Sapuangin ITS Raih Juara di Autonomous Programming SEM Asia 2021

Sayangnya, mayoritas lulusan TI belum memenuhi kualifikasi sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan industri saat ini. "Tapi apakah mereka sudah memenuhi syarat, belum. Hanya sedikit yang memenuhi syarat sebagaimana kebutuhan industri saat ini," kata Narenda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!