Pesan Ketua STIH IBLAM kepada Para Sarjana Hukum: Tegakkan Keadilan
Selasa, 06 April 2021 - 11:35 WIB
Dia mengatakan, selama ini hukum yang dirasakan masyarakat adalah adil hanya dikatakan oleh yang memenangkan kasus. Sementara kalau bicara hukum, maka keadilan harus dirasakan semua pihak yang berperkara.
"Yang menang atau kalah harus merasakan keadilan, bukan hanya yang menang. Ini tugas cendekia hukum," tuturnya.Baca juga: NTT Diterjang Badai Siklon Tropis Seroja, PLN Perbaiki 359 Gardu Listrik
Dia berpesan kepada para wisudawan/wisudawati agar tidak berhenti berjuang, terutama di bidang hukum. "Hukum perlu ditegakkan tegakkan supaya dirasakan semua orang," ujarnya.
Wisuda IBLAM School of Law kali ini menggunakan protokol kesehatan yang ketat, baik dari pihak Swissbel-Hotel maupun kampus. Kegiatan juga dilakukan secara hybrid, yakni secara luring dan daring. Metode luring dipilih kampus untuk mewujudkan keinginan mahasiswa dan sebagai bentuk pengabdian momen.
“Kami berharap alumni IBLAM School of Law dapat mengembangkan diri di tengah masyarakat, selalu berinovasi dan memiliki soft skill yang tidak terbatas pada satu bidang saja," tutur Rahmat Dwi Putranto, Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen (LPIHM) IBLAM.
"Yang menang atau kalah harus merasakan keadilan, bukan hanya yang menang. Ini tugas cendekia hukum," tuturnya.Baca juga: NTT Diterjang Badai Siklon Tropis Seroja, PLN Perbaiki 359 Gardu Listrik
Dia berpesan kepada para wisudawan/wisudawati agar tidak berhenti berjuang, terutama di bidang hukum. "Hukum perlu ditegakkan tegakkan supaya dirasakan semua orang," ujarnya.
Wisuda IBLAM School of Law kali ini menggunakan protokol kesehatan yang ketat, baik dari pihak Swissbel-Hotel maupun kampus. Kegiatan juga dilakukan secara hybrid, yakni secara luring dan daring. Metode luring dipilih kampus untuk mewujudkan keinginan mahasiswa dan sebagai bentuk pengabdian momen.
“Kami berharap alumni IBLAM School of Law dapat mengembangkan diri di tengah masyarakat, selalu berinovasi dan memiliki soft skill yang tidak terbatas pada satu bidang saja," tutur Rahmat Dwi Putranto, Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen (LPIHM) IBLAM.
Lihat Juga :