Unusa Surabaya Lantik 44 Profesi Ners, Siap Bersaing di Era Global

Minggu, 18 April 2021 - 05:32 WIB
Nursalam mengatakan, potensi perawat yang bekerja di luar negeri cukup terbuka. Di beberapa negara masih membutuhkan bantuan seorang perawat. "Para lulusan profesi ners, selalu kami dorong untuk bisa bekerja di luar negeri," katanya.

Di Jawa Timur sendiri, jumlah perawat ada sekitar 33 ribu. Dengan jumlah tersebut ada kesempatan untuk bekerja di luar negeri. Sekitar 50 persen memiliki potensi bekerja di luar negeri.

Baca juga: Dikonversi 20 SKS, 20 Ribu Mahasiswa Siap Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Nursalam berharap, Unusa bisa memanfaatkan moment peluang bekerja di luar negeri. Pasalnya, banyak para perawat yang bekerja di luar negeri dan sudah mahir di bidang keperawatan, kerap kali tidak betah dan ingin kembali pulang ke Indonesia."Padahal ilmu dan pengalaman bekerja di luar negeri sangat dibutuhkan," tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie menegaskan bahwa Unusa sudah mempersiapkan lulusan perawat yang siap bekerja di luar negeri, khususnya di negara Jepang. Melalui Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Unusa, lulusan perawat bisa bekerja di luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!