Ini Kisah Mahasiswa Universitas Pertamina Hampir Putus Kuliah karena Pandemi
Minggu, 02 Mei 2021 - 14:45 WIB
Universitas Pertamina memberikan 16 jenis beasiswa yang dibuka setiap semester. Foto/Dok/Humas UP
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, akibat pandemi sebanyak 17,8 persen perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 25,6 persen perusahaan merumahkan pekerjanya, dan 10 persen perusahaan melakukan keduanya.
Gelombang PHK akibat pandemi, pada gilirannya berdampak pada anak-anak. Salah satunya adalah mahasiswa. Per-September 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan angka putus kuliah di masa pandemi meningkat hampir mencapai 50 persen. Khususnya pada mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS).
Baca juga: STAN dan IPDN Jadi Favorit CPNS Sekolah Kedinasan, Berikut Data Jumlah Pelamar
Vini Lili Natalia, Mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina Angkatan 2018 misalnya, membagikan ceritanya tentang bagaimana ia hampir kehilangan kesempatan menuntaskan kuliah akibat pandemi. “Ketika orang tua bilang usahanya merugi dan hampir gulung tikar akibat pandemi, saya sempat putus asa. Bagaimana akan melanjutkan pendidikan, padahal saya sudah berada di tingkat akhir,” ungkapnya dalam wawancara daring, Jumat (30/4).
Gelombang PHK akibat pandemi, pada gilirannya berdampak pada anak-anak. Salah satunya adalah mahasiswa. Per-September 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan angka putus kuliah di masa pandemi meningkat hampir mencapai 50 persen. Khususnya pada mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS).
Baca juga: STAN dan IPDN Jadi Favorit CPNS Sekolah Kedinasan, Berikut Data Jumlah Pelamar
Vini Lili Natalia, Mahasiswi Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pertamina Angkatan 2018 misalnya, membagikan ceritanya tentang bagaimana ia hampir kehilangan kesempatan menuntaskan kuliah akibat pandemi. “Ketika orang tua bilang usahanya merugi dan hampir gulung tikar akibat pandemi, saya sempat putus asa. Bagaimana akan melanjutkan pendidikan, padahal saya sudah berada di tingkat akhir,” ungkapnya dalam wawancara daring, Jumat (30/4).
Lihat Juga :