12 Kampus Sepakat Optimalkan Perkuliahan Daring di Indonesia, Ini Langkah ITS
Jum'at, 07 Mei 2021 - 07:07 WIB
Kepala ICE Institute Paulina Pannen menjelaskan tentang pengembangan pembelajaran daring di Indonesia. Foto/Ist
SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendukung upaya pemerintah untuk mengoptimalkan pembelajaran daring di Indonesia dalam rangka mewujudkan Merdeka Belajar untuk semua. Bersama 11 perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) lainnya, mereka melakukan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) secara hybrid, Kamis (6/5/2021).
MoU ini juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof Ir Nizam. Perjanjian kerja sama antara UT dan perguruan tinggi mitra ini secara umum bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan pembelajaran daring secara bersama-sama melalui platform Indonesia Cyber Education (ICE) Institute. “ICE Institute merupakan galeri pembelajaran daring di Indonesia,” kata Kepala ICE Institute Paulina Pannen.
Baca juga: 12 Kampus Kerja Sama Kembangkan Pembelajaran Daring melalui ICE Institute
ICE Institute sendiri berperan dalam penyediaan dan pemanfaatan mata kuliah daring yang sudah terkurasi dalam rangka merdeka belajar untuk semua. Setiap perguruan tinggi mitra diminta berkontribusi 10 mata kuliah untuk ditawarkan secara gratis selama tiga tahun lewat platform ICE Institute. “Saat ini sudah ada 120 mata kuliah daring yang akan segera diintegrasikan,” kata Paulina.
MoU ini juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof Ir Nizam. Perjanjian kerja sama antara UT dan perguruan tinggi mitra ini secara umum bertujuan untuk mengembangkan dan memanfaatkan pembelajaran daring secara bersama-sama melalui platform Indonesia Cyber Education (ICE) Institute. “ICE Institute merupakan galeri pembelajaran daring di Indonesia,” kata Kepala ICE Institute Paulina Pannen.
Baca juga: 12 Kampus Kerja Sama Kembangkan Pembelajaran Daring melalui ICE Institute
ICE Institute sendiri berperan dalam penyediaan dan pemanfaatan mata kuliah daring yang sudah terkurasi dalam rangka merdeka belajar untuk semua. Setiap perguruan tinggi mitra diminta berkontribusi 10 mata kuliah untuk ditawarkan secara gratis selama tiga tahun lewat platform ICE Institute. “Saat ini sudah ada 120 mata kuliah daring yang akan segera diintegrasikan,” kata Paulina.
Lihat Juga :