Mahasiswa UI Buat CardiWatch, Aplikasi Pemeriksa Kesehatan Jantung
Jum'at, 28 Mei 2021 - 20:33 WIB
Selain itu, adanya fakta bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia, bahkan di dunia, juga melatarbelakangi pembuatan aplikasi ini. “Kami percaya, dengan teknologi semua orang dapat ikut serta dalam pencegahan, mendeteksi, dan meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan jantung,” ujar Clouddian melalui siaran pers, Jumat (28/5).
Baca juga: ITB Lakukan Digitalisasi Pendidikan di Masa Pandemi
Fitur utama aplikasi ini adalah screening Arrhythmia, yaitu kondisi gangguan pada irama jantung. Untuk dapat melakukan screening, pengguna hanya meletakkan salah satu jari mereka pada gawai pintar yang telah ter-install di aplikasi CardiWatch dengan posisi menutupi kamera belakang dan flash.
Setelah itu, hasil screening akan ditampilkan kepada pengguna yang berisi beats per minutes (bpm) jantung dan indikator Arrhythmia atau tidak.
Berkat inovasi tersebut, Clouddian bersama tim berhasil mengamankan posisi mereka sebagai finalis di ajang Imagine Cup 2021 yang diselenggarakan oleh Microsoft.
Baca juga: Ini Keunggulan Fakultas Peternakan IPB University
Baca juga: ITB Lakukan Digitalisasi Pendidikan di Masa Pandemi
Fitur utama aplikasi ini adalah screening Arrhythmia, yaitu kondisi gangguan pada irama jantung. Untuk dapat melakukan screening, pengguna hanya meletakkan salah satu jari mereka pada gawai pintar yang telah ter-install di aplikasi CardiWatch dengan posisi menutupi kamera belakang dan flash.
Setelah itu, hasil screening akan ditampilkan kepada pengguna yang berisi beats per minutes (bpm) jantung dan indikator Arrhythmia atau tidak.
Berkat inovasi tersebut, Clouddian bersama tim berhasil mengamankan posisi mereka sebagai finalis di ajang Imagine Cup 2021 yang diselenggarakan oleh Microsoft.
Baca juga: Ini Keunggulan Fakultas Peternakan IPB University
Lihat Juga :