Pastikan PJJ Tetap Lancar, Kemenag Kembali Salurkan 3,8 Juta Bantuan Paket Data
Minggu, 30 Mei 2021 - 17:27 WIB
Sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumahnya. Foto/Ist
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mulai menyalurkan bantuan paket data tahap pertama untuk menunjang pelaksanaan pendidikan jarak jauh atau PJJ. Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengatakan, bantuan paket data diberikan untuk memastikan proses PJJ di era Pandemi Covid-19 tetap berjalan.
"Alhamdulillah, untuk tahap pertama, kami sudah mulai salurkan 3,8 juta bantuan paket data untuk stakeholders pendidikan Islam," tegas Ali Ramdhani di Jakarta, Sabtu (29/5/2021).
Baca juga: Ini 10 Madrasah Aliyah Terbaik di Indonesia Berdasarkan Nilai UTBK 2020
Menurut pria yang akrab disapa Dhani, pihaknya telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penyaluran Paket Kuota Data Internet Tahun 2021. Ada empat tujuan yang ingin dicapai dari program ini.
Pertama, memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama Pandemi Covid-19. Kedua, melindungi warga pada satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19. "Ketiga, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan," jelas Dhani.
"Tujuan keempat, membantu operasional kegiatan pembelajaran jarak jauh," lanjutnya.
Baca juga: Dibanjiri Peminat, Peserta Seleksi Masuk PTKIN Capai 115.000 Orang
"Alhamdulillah, untuk tahap pertama, kami sudah mulai salurkan 3,8 juta bantuan paket data untuk stakeholders pendidikan Islam," tegas Ali Ramdhani di Jakarta, Sabtu (29/5/2021).
Baca juga: Ini 10 Madrasah Aliyah Terbaik di Indonesia Berdasarkan Nilai UTBK 2020
Menurut pria yang akrab disapa Dhani, pihaknya telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penyaluran Paket Kuota Data Internet Tahun 2021. Ada empat tujuan yang ingin dicapai dari program ini.
Pertama, memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama Pandemi Covid-19. Kedua, melindungi warga pada satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19. "Ketiga, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan," jelas Dhani.
"Tujuan keempat, membantu operasional kegiatan pembelajaran jarak jauh," lanjutnya.
Baca juga: Dibanjiri Peminat, Peserta Seleksi Masuk PTKIN Capai 115.000 Orang
Lihat Juga :