Puan Maharani: Menara Gading Pendidikan Tinggi Harus Ditinggalkan

Rabu, 02 Juni 2021 - 16:09 WIB
Dia menjelaskan, salah satu gelombang perubahan zaman yang harus dihadapi generasi bangsa saat ini adalah perkembangan teknologi-informasi yang begitu cepat. Perkembangan robotik, kecerdasan buatan, blockchain, crypto currency, dan algoritma kesadaran adalah beberapa hal yang harus dipelajari generasi masa kini untuk menambah kemampuan masa depan mereka. Untuk itulah pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi sebuah keharusan.

Tantangan penguasaan atas teknologi informasi dan komunikasi yang dihadapi oleh generasi masa depan ini juga disepakati oleh Rektor UI Prof Ari Kuncoro. “Kegagalan untuk menguasai teknologi menyebabkan bangsa kita menjadi rentan terhadap arus serbuan berita palsu atau hoaks. Selain itu, kegagapan teknologi juga berkorelasi terhadap lahirnya kemiskinan di bidang literasi informasi. Di sinilah, pendidikan jelas memikul tanggung jawab utama,” ujarnya dalam sambutan. Baca juga: Kesempatan Emas, Pendaftaran Beasiswa LPDP Diperpanjang

Menurut dia, untuk mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap teknologi ini membutuhkan komitmen dan investasi dari semua pihak, termasuk dari DPR sebagai sebuah institusi legislatif pemegang fungsi pengawasan alokasi anggaran negara.

Dia menegaskan alokasi anggaran dana pendidikan negara terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dalam kurun waktu 2010-2020. Bahkan, sejak tahun 2009 alokasi anggaran pendidikan telah memenuhi batas minimal 20% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Ia berharap bahwa alokasi anggaran yang begitu besar ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh pemerintah untuk pendidikan yang adil dan merata.

Dengan tema Pendidikan Indonesia untuk Masa Depan Bangsa dan Kemanusiaan, seminar ini berusaha menjawab isu-isu krusial dunia pendidikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!