Mahasiswa UI Runner-up Lomba Konstruksi Internasional

Rabu, 21 Juli 2021 - 17:20 WIB
Satria menjelaskan, ada enam tahapan awal di babak pre-competition. Setiap tim akan dinilai setiap minggunya berdasarkan Key Performance Indicators, termasuk rasio laba kotor terhadap perputaran, rasio laba operasi terhadap perputaran, nilai perusahaan, harga saham, dan kepuasan klien.

Nilai akhir kemudian menentukan posisi tim dengan peringkat kompetisi secara keseluruhan sebelum akhirnya dipilih enam tim teratas yang menjadi finalis. Dengan berkompetisi di CIOB Global Student Challenge sangat menambah pengalaman kami dalam bidang manajemen konstruksi. "Kemenangan ini juga melanjutkan tradisi FTUI yang sejak keikutsertaannya di tahun 2019, selalu membawa pulang gelar juara dari tiga besar," ujar Satria melalui siaran pers, Rabu (21/7).

Kompetisi ini menggunakan MERIT, sebuah game online yang menyimulasikan manajemen sebuah perusahaan konstruksi. Setiap tim, yang terdiri dari empat orang, ditugaskan untuk mengelola perusahaan konstruksi virtual sendiri.

Selama kompetisi, setiap tim diberikan data dan grafik untuk membantu tim menganalisis kinerja perusahaan, termasuk informasi klien, nilai kontrak, keuangan perusahaan, harga saham, investasi, omzet, laba, nilai, overhead, staf dan agensi, kapasitas dan pelatihan biaya.

Al-Zahra menjelaskan, pada babak final, setiap anggota tim memegang peranan penting dalam perusahaan

konstruksi simulasi. Masing-masing peranan tersebut adalah financial manager, overhead manager,

estimating manager, dan construction manager.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!