Kemendikbudristek Buka Lowongan Atase Pendidikan dan Kebudayaan di 4 Negara

Senin, 02 Agustus 2021 - 21:01 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim. Foto/Neneng Zubaidah
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) membuka lowongan sebagai atase pendidikan dan kebudayaan (Atdikbud) di empat negara. Yakni Kantor Perwakilan RI di Singapura, Dili, Den Haag dan New Delhi.

Dilansir dari laman kemdikbud.go.id, Kamis (29/7), lowongan ini dibuka karena berakhirnya masa tugas 4 Atdikbud di tahun 2022. Kemendikbudristek membuka kesempatan bagi PNS di lingkungan Kemendikbudristek yang berminat mendukung kerjasama luar negeri dibidang pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.



Baca juga: Kemendikbudristek Anggarkan Rp1,3 T untuk Program Digitalisasi Sekolah

Berikut ini adalah persyaratan yang ditentukan untuk mengisi seleksi pengisian jabatan calon Atdikbud pada kantor perwakilan RI di Singapura, Dili, Den Haag dan New Delhi.

Persyaratan:

1. Persyaratan umum

a) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;

b) pendidikan minimal magister dari program studi yang terakreditasi BAN-PT;

c) pangkat serendah-rendahnya Pembina, golongan ruang IV/a;

d) sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter dan atau psikolog/psikiater;

e) sedang/pernah berkedudukan sebagai pejabat minimal administrator atau pejabat fungsional minimal jenjang madya paling singkat 1 tahun;

Baca juga: ITS Peringkat 3 Kampus Terbaik se-Indonesia versi Webometrics

f) memiliki pemahaman tentang nawacita, visi, misi, rencana strategis pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi;

g) diutamakan memiliki pengalaman di bidang kerjasama dan pengelolaan aset serta administrasi keuangan;

h) usia maksimal 54 tahun 0 bulan pada saat mendaftar;

i) setiap unsur Penilaian Prestasi Kerja PNS 2 tahun terakhir bernilai baik;

j) aktif berbahasa Inggris lisan dan tulis yang ditunjukkan dengan skor TOEFL minimal 550 atau IELTS 6,0 yang diterbitkan maksimal 2 tahun terakhir, kecuali bagi yang pernah mengikuti pendidikan gelar (degree) di negara berbahasa Inggris atau sesuai dengan negara yang dilamar;

k) diutamakan yang pernah menjalani pendidikan di negara tujuan;

l) mampu mengoperasikan sarana teknologi informasi khususnya office application (aplikasi perkantoran);

m) memiliki kemampuan berkomunikasi dan sosialisasi yang baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!