Mahasiswa UGM Gagas Detergen Ramah Lingkungan

Rabu, 22 September 2021 - 11:32 WIB
Dalam prosesnya, zeolit akan dikarakterisasi terlebih dahulu dengan analisis laboratorium berupa analisis X-Ray Diffraction (XRD), X-Ray Fluorescence (XRF), dan Kapasitas Tukar Kation (KTK). Analisis tersebut dilakukan guna mengetahui kandungan senyawa dan mineral yang ada pada sampel zeolit, serta kemampuannya dalam menukarkan kation.

"Detergen yang telah dibuat dengan campuran zeolit dianalisa kualitas dan tingkat ramah lingkungannya. Hasil menunjukkan konsentrasi zeolit yang ditambahkan pada deterjen berhubungan dengan kelangsungan hidup ikan sebesar 297,29%,” ujar Ketua Tim PKM Tiara, dilansir dari ugm.ac.id, Rabu (22/9/2021).

Selain itu, penambahan zeolit juga berpengaruh terhadap stabilitas busa detergen dan wujud fisik detergen yang dihasilkan. Semakin tinggi konsentrasi zeolit, busa akan lebih stabil yang berarti kadar surfaktan dalam detergen meningkat dan dapat membersihkan noda lebih baik, serta mengubah warna detergen mengikuti warna zeolit jika tanpa adanya penambahan pewarna.

Dengan penambahan zeolit, detergen yang dihasilkan menjadi lebih ramah lingkungan dan memiliki kualitas membersihkan yang lebih baik. "Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu mengurangi dampak risiko pencemaran lingkungan khususnya perairan sehingga ekosistem dapat terjaga dengan baik hingga masa mendatang."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!