Ketua Komisi X : Tunda Pengumuman Hasil Seleksi Tahap I PPPK Guru Honorer
Kamis, 23 September 2021 - 11:25 WIB
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Dok SINDONEWS
JAKARTA - Munculnya berbagai masalah dalam seleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejuta guru banyak dikeluhkan guru honorer di seluruh tanah air. Pengumuman seleksi tahap I pun diminta untuk ditunda untuk memastikan adanya penambahan afirmasi bagi guru honorer senior.
“Kami meminta agar rencana pengumuman hasil seleksi PPPK untuk Guru Honorer tahap I hari Jumat (24/9/2021) besok baiknya ditunda hingga adanya kepastian besaran tambahan poin afirmasi bagi para guru honorer dalam seleksi-seleksi selanjutnya,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/9/2021).
Huda menjelaskan seleksi PPPK tahap I untuk sejuta guru honorer memunculkan berbagai masalah yang diprotes oleh mayoritas guru di tanah air. Berbagai permasalahan tersebut di antaranya terjadi kesimpangsiuran standar prosedur terkait jadwal dan perlengkapan yang dikeluarkan oleh pelaksana pusat. “Kondisi ini berakibatbanyak peserta tidak dapat mengikuti ujian seleksi PPPK dan perbedaan perlakukan kepada peserta ujian akibat kebijakan yang tidak konsisten,” ujarnya.( Baca Juga :Seleksi PPPK untuk Guru Honorer Tak Cerminkan Langkah Afirmatif)
“Kami meminta agar rencana pengumuman hasil seleksi PPPK untuk Guru Honorer tahap I hari Jumat (24/9/2021) besok baiknya ditunda hingga adanya kepastian besaran tambahan poin afirmasi bagi para guru honorer dalam seleksi-seleksi selanjutnya,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/9/2021).
Huda menjelaskan seleksi PPPK tahap I untuk sejuta guru honorer memunculkan berbagai masalah yang diprotes oleh mayoritas guru di tanah air. Berbagai permasalahan tersebut di antaranya terjadi kesimpangsiuran standar prosedur terkait jadwal dan perlengkapan yang dikeluarkan oleh pelaksana pusat. “Kondisi ini berakibatbanyak peserta tidak dapat mengikuti ujian seleksi PPPK dan perbedaan perlakukan kepada peserta ujian akibat kebijakan yang tidak konsisten,” ujarnya.( Baca Juga :Seleksi PPPK untuk Guru Honorer Tak Cerminkan Langkah Afirmatif)
Lihat Juga :