Tim Terbaik Robotik Indonesia Siap Bertarung di Kompetisi Robot Internasional di China
Senin, 04 Oktober 2021 - 01:25 WIB
“Kita coba komunikasikan pada pengembangan kecerdasan buatan dibantu oleh para akademisi, guru besar di bidang teknik sehingga nanti karya-karya terbaik itu bisa di akuisisi dan dikembangkan lebih jauh oleh industri,” ujarnya.
Asia Pacific Broadcasting Union (ABU) Robocon merupakan kompetisi robot internasional tahunan yang diikuti oleh mahasiswa dari negara Asia Pasifik. Sedangkan KRAI merupakan salah satu divisi yang ada pada Kontes Robot Indonesia (KRI).
Salah satu juri divisi KRAI, Djoko Purwanto mengatakan tahun ini terdapat 19 tim KRAI dari perguruan tinggi yang lolos ke tingkat nasional dan akan dipilih dua tim terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang ABU Robocon 2021. Kontes ABU Robocon 2021 mengangkat tema “Throwing Arrows into Pots” di mana setiap robot diminta melemparkan anak panah ke sebuah pot.
“Saya yakin setiap tim akan berusaha untuk mendapatkan skor tertinggi, siapa yang melempar anak panah dengan akurasi baik itulah pemenangnya,” ungkap Djoko Purwanto.
Untuk diketahui, sejak tahun 2002, NHK Robocon diubah menjadi ABU Robocon yang disponsori oleh ABU sebagai organisasi penyiaran program televisi yang memiliki lebih dari seratus anggota stasiun televisi dari berbagai negara di dunia. Dalam hal ini, Indonesia diwakili oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai anggota. TVRI bekerja sama dengan Pusat Prestasi Nasional untuk memfasilitasi keikutsertaaan Tim Robot dari Indonesia agar dapat bertanding dalam kontes Internasional ABU Robocon ini.
Daftar Pemenang Kontes Robot Indonesia Wilayah II 2021
Sebanyak 278 tim robot dari 107 perguruan tinggi telah turut serta dalam KRI Wilayah I dan KRI Wilayah II. Untuk KRI wilayah II diikuti 138 tim mahasiswa dari 53 perguruan tinggi dengan rincian divisi KRAI sebanyak 23 tim, KRSRI 42 tim, KRTMI19 tim, KRSTI18 tim, serta KRSBI Beroda 27 tim, dan KRSBI-Humanoid 9 tim.
Asep mengatakan KRI merupakan kompetisi yang diselenggarakan untuk mendorong kreativitas mahasiswa dalam bidang teknologi robotika dan kecerdasan buatan. Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, Asep Sukmayadi berharap mahasiswa Indonesia dapat terus berkreasi dan berinovasi, khususnya di bidang robotika.
Asia Pacific Broadcasting Union (ABU) Robocon merupakan kompetisi robot internasional tahunan yang diikuti oleh mahasiswa dari negara Asia Pasifik. Sedangkan KRAI merupakan salah satu divisi yang ada pada Kontes Robot Indonesia (KRI).
Salah satu juri divisi KRAI, Djoko Purwanto mengatakan tahun ini terdapat 19 tim KRAI dari perguruan tinggi yang lolos ke tingkat nasional dan akan dipilih dua tim terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang ABU Robocon 2021. Kontes ABU Robocon 2021 mengangkat tema “Throwing Arrows into Pots” di mana setiap robot diminta melemparkan anak panah ke sebuah pot.
“Saya yakin setiap tim akan berusaha untuk mendapatkan skor tertinggi, siapa yang melempar anak panah dengan akurasi baik itulah pemenangnya,” ungkap Djoko Purwanto.
Untuk diketahui, sejak tahun 2002, NHK Robocon diubah menjadi ABU Robocon yang disponsori oleh ABU sebagai organisasi penyiaran program televisi yang memiliki lebih dari seratus anggota stasiun televisi dari berbagai negara di dunia. Dalam hal ini, Indonesia diwakili oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai anggota. TVRI bekerja sama dengan Pusat Prestasi Nasional untuk memfasilitasi keikutsertaaan Tim Robot dari Indonesia agar dapat bertanding dalam kontes Internasional ABU Robocon ini.
Daftar Pemenang Kontes Robot Indonesia Wilayah II 2021
Sebanyak 278 tim robot dari 107 perguruan tinggi telah turut serta dalam KRI Wilayah I dan KRI Wilayah II. Untuk KRI wilayah II diikuti 138 tim mahasiswa dari 53 perguruan tinggi dengan rincian divisi KRAI sebanyak 23 tim, KRSRI 42 tim, KRTMI19 tim, KRSTI18 tim, serta KRSBI Beroda 27 tim, dan KRSBI-Humanoid 9 tim.
Asep mengatakan KRI merupakan kompetisi yang diselenggarakan untuk mendorong kreativitas mahasiswa dalam bidang teknologi robotika dan kecerdasan buatan. Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, Asep Sukmayadi berharap mahasiswa Indonesia dapat terus berkreasi dan berinovasi, khususnya di bidang robotika.
Lihat Juga :