EdHeroes Asia Indonesia Chapter: Cara Pandang Guru di Era Digital Perlu Diubah

Selasa, 19 Oktober 2021 - 19:39 WIB
Pada topik ini para narasumber sepakat bahwa pada kenyataannya, mesin tidak dapat sepenuhnya menggantikan pendidik manusia. Hal ini dikarenakan dalam masyarakat ini, masih membutuhkan pendidik manusia untuk mengajar siswa tentang begitu banyak aspek dalam hal pendidikan.

Baca juga: Mau Kuliah di Universitas Top Dunia di Inggris? Daftar Beasiswa Ini

Meskipun mesin merupakan alat penting yang membantu siswa dan pendidik untuk mengakses pendidikan, tetapi tidak dapat disangkal bahwa mesin kurang memiliki kreativitas dan emosi yang memegang peran penting untuk memenuhi pendidikan yang layak.

“Saya percaya bahwa teknologi tidak dapat menggantikan seorang guru. Teknologi adalah alat untuk membantu seorang guru. Oleh karena itu, teknologi dapat membantu proses belajar tetapi tentu saja tidak dapat menggantikan peranan seorang guru,” jawab Muhammad Nabil Satria sebagai Co-founder LatihID.

Adapun Founder and CEO Global Moonshots in Education, Esther Wojcicki, menyatakan cara pandang guru di era digital ini pun perlu diubah.

"Kita perlu mengubah mindset guru dan cara kita mengajar anak-anak. Kita perlu bergerak mengikuti mereka demi mendampingi mereka. Anda tak perlu menjadi super pintar, tapi anda hanya perlu memotivasi mereka. Motivasi adalah kunci untuk belajar apapun," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!