Vokasi UI Kenalkan Aplikasi Deteksi Gangguan Kesehatan Mental Tunarungu

Senin, 13 Desember 2021 - 11:15 WIB
Kegiatan dilakukan secara daring dan luring di SLB Negeri 11 Jakarta, dihadiri oleh para guru, orang tua serta masyarakat umum.

Baca juga: Calon Mahasiswa Baru, Ini Serba Serbi SNMPTN 2022

Ari Nurfikri menjelaskan bahwa permasalahan kesehatan mental anak banyak terjadi, namun hal itu terlambat disadari oleh para pendamping baik orang tua, maupun guru. Terlebih pada anak tunarungu yang memiliki keterbatasan komunikasi, tentunya akan lebih menantang.

“Pengabdian masyarakat ini berusaha untuk memberikan edukasi, pemahaman tentang gejala-gejala gangguan kesehatan mental, cara mengatasi, serta mendorong agar para orang tua dan guru tidak segan untuk berkonsultasi kepada ahli jika mendapati gejala gangguan mental pada anaknya,” katanya melalui siaran pers, Senin (13/12/2021).

Mahasiswa pembuat prototype Aplikasi Bonding Salwa Rafilia menjelaskan, bonding adalah prototype aplikasi yang memiliki fitur screening yang dapat mendeteksi gangguan kesehatan mental pada anak tunarungu.

“Aplikasi ini memberikan fitur edukasi, yaitu informasi tentang cara mengantisipasi gangguan mental pada anak tuna rungu. Fitur screening juga dihadirkan dalam bentuk self assessment serta fitur video call dengan psikolog professional,” ungkap Salwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!