Sampoerna Academy Dorong Pengembangan Soft Skill dan Minat Anak Sejak Dini
Jum'at, 24 Desember 2021 - 18:29 WIB
Program ini dibagi berdasarkan tingkat kelas, yaitu ELC–Grade 4 dan Grade 5–12 serta tersedia kategori music instrument, singing, dancing, dan unique talent, sehingga para murid dapat memilih berdasarkan minat mereka. Untuk sistem penjurian dilakukan melalui live voting oleh para guru, orang tua, dan seluruh murid lainnya.
Baca juga: Bapak-Ibu, Ini Jadwal Libur Sekolah Terbaru dari Kemendikbudristek
“Dengan adanya pemilihan pemenang melalui voting, mendorong siswa belajar berkompetisi secara sehat, sehingga membentuk karakter diri yang terbuka akan pendapat dari orang lain,” tambahnya.
Jika mengacu pada kajian Developmental Psychology, dalam tumbuh kembang seorang anak terdapat dua hal yang harus diperhatikan. Hal pertama adalah heredity (genetik) dan hal kedua adalah environment (lingkungan). Interaksi antara heredity dan environment akan membentuk kepribadian anak. Bakat yang dibawa secara genetik apabila disertai dengan perasaan suka anak pada bakat tersebut maka hal ini bisa menjadi minat.
Minat merupakan energi pemberi semangat pada anak walaupun dia harus menghadapi berbagai tantangan besar untuk meraihnya. Kombinasi antara minat dan bakat menjadi sebuah potensi sangat kuat pada seorang anak dan sekolah memainkan peran sangat penting menjadi lingkungan yang dapat memfasilitasi bakat dan minat tersebut.
Senada dengan hal ini, Psikolog Efnie Indrianie, M.Psi mengungkapkan bahwa, “Sampoerna Academy Got Talent bukan sekedar wadah untuk mencari dan menunjukkan bakat, namun lebih dari itu. Kegiatan ini akan menjadi wadah yang mengasah sejumlah soft skill pada anak.
Baca juga: Bapak-Ibu, Ini Jadwal Libur Sekolah Terbaru dari Kemendikbudristek
“Dengan adanya pemilihan pemenang melalui voting, mendorong siswa belajar berkompetisi secara sehat, sehingga membentuk karakter diri yang terbuka akan pendapat dari orang lain,” tambahnya.
Jika mengacu pada kajian Developmental Psychology, dalam tumbuh kembang seorang anak terdapat dua hal yang harus diperhatikan. Hal pertama adalah heredity (genetik) dan hal kedua adalah environment (lingkungan). Interaksi antara heredity dan environment akan membentuk kepribadian anak. Bakat yang dibawa secara genetik apabila disertai dengan perasaan suka anak pada bakat tersebut maka hal ini bisa menjadi minat.
Minat merupakan energi pemberi semangat pada anak walaupun dia harus menghadapi berbagai tantangan besar untuk meraihnya. Kombinasi antara minat dan bakat menjadi sebuah potensi sangat kuat pada seorang anak dan sekolah memainkan peran sangat penting menjadi lingkungan yang dapat memfasilitasi bakat dan minat tersebut.
Senada dengan hal ini, Psikolog Efnie Indrianie, M.Psi mengungkapkan bahwa, “Sampoerna Academy Got Talent bukan sekedar wadah untuk mencari dan menunjukkan bakat, namun lebih dari itu. Kegiatan ini akan menjadi wadah yang mengasah sejumlah soft skill pada anak.
Lihat Juga :