Bahasa Inggris di Tengah Gaya Hidup Kaum Milenial
Jum'at, 31 Desember 2021 - 19:53 WIB
Pembelajaran di TBI difokuskan untuk memperdalam kemampuan berbahasa Inggris terkait Listening, Grammar Structure and Written Expresion, Reading Comprehension, Wiritng dan Conversation. Program-program tersebut ditujukan untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam mendapatkan tujuan akhir individu seperti keberhasilan dalam akademik, jenjang karir yang lebih baik, menambah jejaring, dan sampai berhasil tembus persaingan ke kancah internasional.
“Hal ini sejalan dengan visi kami selama ini untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia dengan cara memberikan pelatihan Bahasa Inggris berkualitas premium yang mudah diakses, dapat diterima dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia dari segala lapisan,” ujar Diah.
TBI hadir bukan hanya sebagai institusi pendidikan yang dapat membangun kepercayaan diri dalam peningkatan kebutuhan kemampuan berbahasa internasional yang dibutuhkan di setiap sektor, namun juga untuk menciptakan banyak peluang bagi masyarakat agar dapat maju mencapai tujuan akhir mereka sebagai pribadi sukses.
"Orang Indonesia sudah cukup berani bicara bahasa Inggris tapi masih terbilang cukup tertinggal karena kebanyakan dari mereka takut dengan penggunaan tata bahasa salah, gramatikal, intonasi, atau pemakaian kosa kata yang terbatas," kata Diah.
Padahal mempelajari struktur yang benar dalam penggunaan bahasa Inggris itu tidak semenakutkan yang sebagian besar masyarakat pikirkan. Menurut Diah, hal itu seharusnya justru kita harus berani salah demi kemajuan yang lebih baik," kata Diah.CM
“Hal ini sejalan dengan visi kami selama ini untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia dengan cara memberikan pelatihan Bahasa Inggris berkualitas premium yang mudah diakses, dapat diterima dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia dari segala lapisan,” ujar Diah.
TBI hadir bukan hanya sebagai institusi pendidikan yang dapat membangun kepercayaan diri dalam peningkatan kebutuhan kemampuan berbahasa internasional yang dibutuhkan di setiap sektor, namun juga untuk menciptakan banyak peluang bagi masyarakat agar dapat maju mencapai tujuan akhir mereka sebagai pribadi sukses.
"Orang Indonesia sudah cukup berani bicara bahasa Inggris tapi masih terbilang cukup tertinggal karena kebanyakan dari mereka takut dengan penggunaan tata bahasa salah, gramatikal, intonasi, atau pemakaian kosa kata yang terbatas," kata Diah.
Padahal mempelajari struktur yang benar dalam penggunaan bahasa Inggris itu tidak semenakutkan yang sebagian besar masyarakat pikirkan. Menurut Diah, hal itu seharusnya justru kita harus berani salah demi kemajuan yang lebih baik," kata Diah.CM
(ars)
Lihat Juga :