Melalui MSIB, Mahasiswa Dapat Kesempatan Pengalaman Kerja di Perusahaan Bonafide
Rabu, 19 Januari 2022 - 23:30 WIB
Kesiapan mahasiswa dalam menghadapi masa depan yang dinamis merupakan salah satu indikator yang penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Program MSIB berperan sebagai wadah bagi mahasiswa memperoleh pengalaman kerja langsung dan konkrit sehingga dapat memiliki bekal lebih untuk masa depan.
Baca juga: Inovasi Baru, ITS Kembangkan Alat Deteksi Dini Covid-19 Melalui Batuk
Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan, MSIB mengadopsi kurikulum adaptif dan link match antara perguruan tinggi dan industri.
“MSIB memang konsepnya ingin membuat mahasiswa belajar berenang langsung ke samudera nyata. Hal tersebut dilakukan karena perubahan yang terjadi di industri jauh lebih cepat daripada kurikulum dan pembelajaran kita,” katanya melalui siaran pers, Rabu (19/1/2022).
Ia berharap dengan semakin banyaknya mahasiswa yang mengikuti MSIB, kelak mereka dapat menjadi pemimpin yang baik di masa depan. "Ditjen Vokasi bekerja sama dengan Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi sangat membuka diri dengan apapun adanya usulan, masukan, kritik, feedback supaya program ini menjadi lebih baik ke depan," imbuhnya.
Ketua Project Management Office Kampus Merdeka Erwin Tobing mengungkapkan, pada tahun lalu Kampus Merdeka bermitra dengan lebih dari 120 mitra organisasi kelas dunia yang menciptakan lebih dari 18.000 lowongan magang dan studi independen yang diminati lebih dari 120.000 mahasiswa.
Baca juga: Inovasi Baru, ITS Kembangkan Alat Deteksi Dini Covid-19 Melalui Batuk
Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan, MSIB mengadopsi kurikulum adaptif dan link match antara perguruan tinggi dan industri.
“MSIB memang konsepnya ingin membuat mahasiswa belajar berenang langsung ke samudera nyata. Hal tersebut dilakukan karena perubahan yang terjadi di industri jauh lebih cepat daripada kurikulum dan pembelajaran kita,” katanya melalui siaran pers, Rabu (19/1/2022).
Ia berharap dengan semakin banyaknya mahasiswa yang mengikuti MSIB, kelak mereka dapat menjadi pemimpin yang baik di masa depan. "Ditjen Vokasi bekerja sama dengan Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi sangat membuka diri dengan apapun adanya usulan, masukan, kritik, feedback supaya program ini menjadi lebih baik ke depan," imbuhnya.
Ketua Project Management Office Kampus Merdeka Erwin Tobing mengungkapkan, pada tahun lalu Kampus Merdeka bermitra dengan lebih dari 120 mitra organisasi kelas dunia yang menciptakan lebih dari 18.000 lowongan magang dan studi independen yang diminati lebih dari 120.000 mahasiswa.
Lihat Juga :