Bahasa Daerah Terancam Punah, Nadiem: Orang Tua Tidak Mewariskan ke Anaknya
Selasa, 22 Februari 2022 - 16:56 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim meyinggung, banyak bahasa daerah di Indonesia yang terancam punah diakibatkan tidak adanya warisan bahasa dari Orang tua.
Nadiem mengatakan, banyak penutur jati yang tidak lagi menggunakan bahasa daerah, sehingga generasi berikutnya tidak dapat mewarisi bahasa daerah yang digunakan.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
"Penutur jatinya itu tidak lagi menggunakan bahasa daerah tersebut. Dan dia tidak mewariskan bahasa daerahnya ke generasi berikutnya," ujar Nadiem dalam acara Merdeka Belajar episode 17, yang bertajuk 'Revitalisasi Bahasa Daerah', Selasa (22/2/2022).
Nadiem mengatakan, banyak penutur jati yang tidak lagi menggunakan bahasa daerah, sehingga generasi berikutnya tidak dapat mewarisi bahasa daerah yang digunakan.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
"Penutur jatinya itu tidak lagi menggunakan bahasa daerah tersebut. Dan dia tidak mewariskan bahasa daerahnya ke generasi berikutnya," ujar Nadiem dalam acara Merdeka Belajar episode 17, yang bertajuk 'Revitalisasi Bahasa Daerah', Selasa (22/2/2022).
Lihat Juga :