Daftar 15 Sekolah Kedinasan yang Bisa Jadi Pilihan Setelah Lulus SMA
Kamis, 10 Maret 2022 - 10:03 WIB
Prosesi wisuda di IPDN. Foto/Dok/IPDN
JAKARTA - Sekolah kedinasan bisa menjadi pilihan setelah lulus SMA, SMK dan yang sederajat. Pilihannya pun beragam mulai dari bidang keuangan, pemerintahan, statistika, hingga transportasi.
Sekolah kedinasan sendiri adalah perguruan tinggi yang dikelola lembaga pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan. Sebagian besar sekolah kedinasan tidak membebankan biaya pendidikan kepada mahasiswanya.
Menempuh studi di sekolah kedinasan juga memiliki prospek kerja terjamin. Misalnya, bagi lulusan melalui program ikatan dinas maka bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga yang menaunginya.
Baca: Otomatis Jadi PNS, Ini Jurusan di Politeknik Statistika STIS
Persiapkan diri mulai dari sekarang karena persaingan masuk sekolah kedinasan terbilang ketat. Melansir dari laman Ruangguru, berikut ini 15 sekolah kedinasan yang bisa menjadi pilihan lulusan SMA ataupun SMK.
1. PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)
PKN STAN adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan yang menyelenggarakan Program Studi Diploma di Bidang Keuangan Negara. Dulunya, sekolah ini dikenal dengan nama STAN sampai akhirnya pada 2015, STAN secara resmi berubah nama menjadi PKN STAN.
Sekolah yang berlokasi di Bintaro Jaya, Banten ini memiliki 4 jurusan yaitu:
a. Jurusan Akuntansi: D-III Akuntansi dan D-IV Akuntansi
b. Jurusan Pajak: D-III Pajak, D-III PBB/Penilai, dan Diploma I Pajak
c. Jurusan Kepabeanan dan Cukai: D-III Kepabeanan dan Cukai, D-I Kepabeanan dan Cukai
d. Jurusan Manajemen Keuangan: D-III Kebendaharaan Negara, D-III Manajemen Aset, dan D-I Kebendaharaan Negara
2. IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
IPDN adalah perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampusnya pun tersebar di beberapa daerah di Indonesia, antara lain yaitu Jakarta, Sumbar, Sulsel, Sulut, NTB, Papua, Kalbar dan Riau. Di IPDN, terdapat dua fakultas yang disediakan, yaitu:
a. Fakultas Politik Pemerintahan: Program Studi Kebijakan Pemerintahan dan Program Studi Politik Pemerintahan
b. Fakultas Manajemen Pemerintahan: Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia, Program Studi Manajemen Keuangan, Program Studi Manajemen Pembangunan, Program Studi Manajemen Pemerintahan, dan Program Studi Kebijakan Pemerintahan.
3. STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)
STSN diselenggarakan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan merupakan satu-satunya pendidikan tinggi persandian di Indonesia. Sekolah ini memiliki dua program studi yaitu D-IV Manajemen Persandian dan D-IV Teknik Persandian (Program Studi Teknik Kripto dan Program Studi Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi).
Sekolah ini melahirkan siswa untuk menguatkan keamanan data atau informasi rahasia negara.
4. POLTEKIP (Politeknik Pemasyarakatan)
Kementerian Hukum dan HAM membuka dua sekolah kedinasan yaitu Politeknik Ilmu Kemasyarakatan (POLTEKIP) dan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM). Poltekip membuka tiga program yakni Teknik Pemasyarakatan, Manajemen Pemasyarakatan, dan Bimbingan Pemasyarakatan.
5. POLTEKIM (Politeknik Imigrasi)
Sekolah kedinasan sendiri adalah perguruan tinggi yang dikelola lembaga pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan. Sebagian besar sekolah kedinasan tidak membebankan biaya pendidikan kepada mahasiswanya.
Menempuh studi di sekolah kedinasan juga memiliki prospek kerja terjamin. Misalnya, bagi lulusan melalui program ikatan dinas maka bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga yang menaunginya.
Baca: Otomatis Jadi PNS, Ini Jurusan di Politeknik Statistika STIS
Persiapkan diri mulai dari sekarang karena persaingan masuk sekolah kedinasan terbilang ketat. Melansir dari laman Ruangguru, berikut ini 15 sekolah kedinasan yang bisa menjadi pilihan lulusan SMA ataupun SMK.
1. PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)
PKN STAN adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan yang menyelenggarakan Program Studi Diploma di Bidang Keuangan Negara. Dulunya, sekolah ini dikenal dengan nama STAN sampai akhirnya pada 2015, STAN secara resmi berubah nama menjadi PKN STAN.
Sekolah yang berlokasi di Bintaro Jaya, Banten ini memiliki 4 jurusan yaitu:
a. Jurusan Akuntansi: D-III Akuntansi dan D-IV Akuntansi
b. Jurusan Pajak: D-III Pajak, D-III PBB/Penilai, dan Diploma I Pajak
c. Jurusan Kepabeanan dan Cukai: D-III Kepabeanan dan Cukai, D-I Kepabeanan dan Cukai
d. Jurusan Manajemen Keuangan: D-III Kebendaharaan Negara, D-III Manajemen Aset, dan D-I Kebendaharaan Negara
2. IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
IPDN adalah perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampusnya pun tersebar di beberapa daerah di Indonesia, antara lain yaitu Jakarta, Sumbar, Sulsel, Sulut, NTB, Papua, Kalbar dan Riau. Di IPDN, terdapat dua fakultas yang disediakan, yaitu:
a. Fakultas Politik Pemerintahan: Program Studi Kebijakan Pemerintahan dan Program Studi Politik Pemerintahan
b. Fakultas Manajemen Pemerintahan: Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia, Program Studi Manajemen Keuangan, Program Studi Manajemen Pembangunan, Program Studi Manajemen Pemerintahan, dan Program Studi Kebijakan Pemerintahan.
3. STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)
STSN diselenggarakan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan merupakan satu-satunya pendidikan tinggi persandian di Indonesia. Sekolah ini memiliki dua program studi yaitu D-IV Manajemen Persandian dan D-IV Teknik Persandian (Program Studi Teknik Kripto dan Program Studi Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi).
Sekolah ini melahirkan siswa untuk menguatkan keamanan data atau informasi rahasia negara.
4. POLTEKIP (Politeknik Pemasyarakatan)
Kementerian Hukum dan HAM membuka dua sekolah kedinasan yaitu Politeknik Ilmu Kemasyarakatan (POLTEKIP) dan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM). Poltekip membuka tiga program yakni Teknik Pemasyarakatan, Manajemen Pemasyarakatan, dan Bimbingan Pemasyarakatan.
5. POLTEKIM (Politeknik Imigrasi)
Lihat Juga :