Mengapa Lulusan Manajemen Industri Sangat Dibutuhkan Perusahaan? Ini Alasannya
Rabu, 23 Maret 2022 - 17:45 WIB
Menurutnya, ilmu yang dipelajari meliputi perencanaan, koordinasi dan juga pengaturan sumber daya baik sumber daya manusia, sumber daya perusahaan dan sumber daya lainnya. Industri di sini dapat diartikan sebagai aktivitas pengolahan bahan baku menjadi bentuk jadi atau bisa disebut sebagai kegiatan sistem produksi.
Ia menjelaskan, kompetensi dari lulusan program studi Manajemen Industri sangat diperlukan di berbagai industri atau perusahaan yang terdapat proses produksi.
“Prodi ini diperlukan di setiap industri atau perusahaan produksi karena mahasiswa mempelajari cara menjembatani keteknikan dan manajemen. Seperti pengecekan barang, jumlah barang yang dipesan, waktu pemesanan, penyusunan barang dan sebagainya. Selain itu kita juga mempelajari strategi dan pemecahan masalah dalam suatu perusahaan,” tuturnya.
Menurutnya, kompetensi tersebut selaras dengan prospek kerja dari lulusan prodi Manajemen Industri yakni Production Planing and Inventory Control (PPIC), quality engineering, rekayasa industri dan bidang logistik.
Lanjutnya, pembelajaran yang dilakukan pada program studi Manajemen Industri tentunya didukung oleh fasilitas yakni laboratorium sistem produksi dan laboratorium komputer
“Selain kegiatan praktikum di laboratorium, kegiatan praktikum juga dilakukan di lapangan yakni pada suatu industri atau perusahaan. Mahasiswa diberikan modul untuk melakukan pembelajaran. Di sana mereka mempelajari pengelolaan dalam proses produksi dan dihadapkan pada suatu masalah untuk dicarikan solusinya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kompetensi dari lulusan program studi Manajemen Industri sangat diperlukan di berbagai industri atau perusahaan yang terdapat proses produksi.
“Prodi ini diperlukan di setiap industri atau perusahaan produksi karena mahasiswa mempelajari cara menjembatani keteknikan dan manajemen. Seperti pengecekan barang, jumlah barang yang dipesan, waktu pemesanan, penyusunan barang dan sebagainya. Selain itu kita juga mempelajari strategi dan pemecahan masalah dalam suatu perusahaan,” tuturnya.
Menurutnya, kompetensi tersebut selaras dengan prospek kerja dari lulusan prodi Manajemen Industri yakni Production Planing and Inventory Control (PPIC), quality engineering, rekayasa industri dan bidang logistik.
Lanjutnya, pembelajaran yang dilakukan pada program studi Manajemen Industri tentunya didukung oleh fasilitas yakni laboratorium sistem produksi dan laboratorium komputer
“Selain kegiatan praktikum di laboratorium, kegiatan praktikum juga dilakukan di lapangan yakni pada suatu industri atau perusahaan. Mahasiswa diberikan modul untuk melakukan pembelajaran. Di sana mereka mempelajari pengelolaan dalam proses produksi dan dihadapkan pada suatu masalah untuk dicarikan solusinya,” ungkapnya.
Lihat Juga :