Mahasiswa ITB Juara 1 Imperial Barrel Award Asia Pasific AAPG 2022
Senin, 28 Maret 2022 - 16:32 WIB
Berdasarkan hal tersebut, perlombaan ini menjadi menarik bagi para peserta karena mereka dapat menerapkan ilmu-ilmu yang telah dipelajari selama S1 hingga S2. Selain itu, kompetisi tersebut menjadi miniatur industri gas yang tentunya dapat menambah wawasan serta pengalaman bagi para peserta.
Para peserta menjelaskan, untuk mengikuti perlombaan ini, persiapan yang dilakukan tidak akan cukup jika hanya beberapa minggu maupun bulan, melainkan harus sejak S1. Hal tersebut dikarenakan lomba ini memerlukan ilmu geologi dan geofisika yang mendalam.
Baca juga: Kreatif dan Inovatif, UGM Sabet 2 Penghargaan PR Indonesia Awards 2022
Sedangkan untuk persiapan administrasi dari lomba tergolong relatif sederhana, hanya perlu mengikuti panduan yang telah diberikan. Komunikasi kepada para senior, peserta tahun sebelumnya, dan para dosen juga perlu dilakukan guna memperlancar persiapan serta penyusunan dokumen perlombaan.
Menurut pengalaman Jauhar Salsabila Tanjung, ada sejumlah kesulitan yang harus mereka hadapi agar dapat memenangkan perlombaan. Misalnya pengalaman mengenai industri migas yang minim dan penguasaan sejumlah software. Namun peran dosen pembimbing, Prof. Benyamin Sapiie sangat signifikan dalam membantu pemecahan masalah.
Para peserta menjelaskan, untuk mengikuti perlombaan ini, persiapan yang dilakukan tidak akan cukup jika hanya beberapa minggu maupun bulan, melainkan harus sejak S1. Hal tersebut dikarenakan lomba ini memerlukan ilmu geologi dan geofisika yang mendalam.
Baca juga: Kreatif dan Inovatif, UGM Sabet 2 Penghargaan PR Indonesia Awards 2022
Sedangkan untuk persiapan administrasi dari lomba tergolong relatif sederhana, hanya perlu mengikuti panduan yang telah diberikan. Komunikasi kepada para senior, peserta tahun sebelumnya, dan para dosen juga perlu dilakukan guna memperlancar persiapan serta penyusunan dokumen perlombaan.
Menurut pengalaman Jauhar Salsabila Tanjung, ada sejumlah kesulitan yang harus mereka hadapi agar dapat memenangkan perlombaan. Misalnya pengalaman mengenai industri migas yang minim dan penguasaan sejumlah software. Namun peran dosen pembimbing, Prof. Benyamin Sapiie sangat signifikan dalam membantu pemecahan masalah.
Lihat Juga :