SNMPTN 2022, 1.627 Peserta Diterima di Unpad
Selasa, 29 Maret 2022 - 17:48 WIB
Prof. Arief menjelaskan, persentase daya tampung Unpad untuk SNMPTN adalah 20 %, sedangkan SBMPTN dan Jalur Mandiri masing-masing sebesar 40 %. Angka ini berbeda dibandingkan persentase PTN lain, terutama perguruan tinggi non-PTN BH, dengan kisaran rata-rata sebesar 30 – 40 % untuk daya tampung SNMPTN.
Hal ini membuat penerimaan calon mahasiswa Unpad di jalur SNMPTN lebih sedikit dibandingkan perguruan tinggi lainnya. “Kita PTN BH diperbolehkan memperbesar proporsi penerimaan di SBMPTN dan Jalur Mandiri, sehingga proporsi Unpad untuk SNMPTN sebesar 20 %,” ujarnya.
Selain itu, Unpad juga berkomitmen menerima calon mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah). Selain SNMPTN, Unpad akan meningkatkan kuota penerima KIP-K di jalur SBMPTN dan Jalur Mandiri. Secara keseluruhan, alokasi penerima KIP-Kuliah sekira 20 % dari total mahasiswa baru Unpad.
Lebih lanjut Prof. Arief mengatakan, ada beberapa konsekuensi bagi mereka yang tidak mengambil jatah SNMPTN. Salah satu konsekuensinya adalah yang bersangkutan tidak bisa mendaftar UTBK-SBMPTN. “Secara otomatis, panitia pusat akan menutup itu. Jadi sebisa mungkin untuk diambil,” kata Prof. Arief.
Untuk itu, bagi yang sudah dinyatakan lulus SNMPTN, Prof. Arief mengimbau untuk memantau informasi registrasi melalui laman http://smup.unpad.ac.id/snmptn/. khususnya informasi mengenai jadwal pengisian dan pemutakhiran biodata hingga jadwal registrasi administratif.
Hal ini membuat penerimaan calon mahasiswa Unpad di jalur SNMPTN lebih sedikit dibandingkan perguruan tinggi lainnya. “Kita PTN BH diperbolehkan memperbesar proporsi penerimaan di SBMPTN dan Jalur Mandiri, sehingga proporsi Unpad untuk SNMPTN sebesar 20 %,” ujarnya.
Selain itu, Unpad juga berkomitmen menerima calon mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-Kuliah). Selain SNMPTN, Unpad akan meningkatkan kuota penerima KIP-K di jalur SBMPTN dan Jalur Mandiri. Secara keseluruhan, alokasi penerima KIP-Kuliah sekira 20 % dari total mahasiswa baru Unpad.
Lebih lanjut Prof. Arief mengatakan, ada beberapa konsekuensi bagi mereka yang tidak mengambil jatah SNMPTN. Salah satu konsekuensinya adalah yang bersangkutan tidak bisa mendaftar UTBK-SBMPTN. “Secara otomatis, panitia pusat akan menutup itu. Jadi sebisa mungkin untuk diambil,” kata Prof. Arief.
Untuk itu, bagi yang sudah dinyatakan lulus SNMPTN, Prof. Arief mengimbau untuk memantau informasi registrasi melalui laman http://smup.unpad.ac.id/snmptn/. khususnya informasi mengenai jadwal pengisian dan pemutakhiran biodata hingga jadwal registrasi administratif.
Lihat Juga :