Riwayat Pendidikan Ade Armando, Dosen FISIP UI yang Kontroversial
Kamis, 14 April 2022 - 22:34 WIB
Pada 1968, orang tua Ade Armando kembali ke Indonesia dan menetap di Bandung. Ade Armando menyelesaikan pendidikan di SD Banjarsari I Bandung pada 1973. Ia melanjutkan SMP Negeri 2 Bogor (tamat 1976), dan SMA Negeri 2 Bogor (tamat 1980).
Baca juga: Pendaftaran Ditutup 30 April, Ini 5 Teratas Sekolah Kedinasan dengan Pendaftar Terbanyak
Setelah tamat SMA, Ade Armando menuruti saran ayahnya kuliah di FISIP UI untuk menjadi diplomat. Namun dalam perjalanan akademiknya, ia beralih ke jurusan ilmu komunikasi. Di bangku kuliah itu, Ade Armando aktif di pers mahasiswa, Warta UI.
Ia pun mendalami jurnalistik langsung dengan Rosihan Anwar dan Masmimar Mangingat. Ade Armando akhirnya selesai kuliah pada 1988. Ia lalu meraih gelar Master of Science dalam population studies dari Universitas Negeri Florida pada 1991 dan menyandang gelar doktor dari Universitas Indonesia pada 2006.
Ade pernah berkarier sebagai wartawan, tapi lalu aktif di dunia penelitian dan aktivis. Saat ini ia dikenal sebagai pegiat media sosial yang pro terhadap pemerintah Jokowi. Ia juga kerap memaparkan buah pikirannya melalui kanal YouTube dan sering kali memicu kontroversi.
Pria kelahiran 1961 ini, mengawali kariernya dengan menjadi anggota Redaksi Jurnal Prisma pada tahun 1988-1991.Kemudian ia juga menjadi Redaktur Penerbit Buku LP3ES pada tahun 1991-1993.
Baca juga: Pendaftaran Ditutup 30 April, Ini 5 Teratas Sekolah Kedinasan dengan Pendaftar Terbanyak
Setelah tamat SMA, Ade Armando menuruti saran ayahnya kuliah di FISIP UI untuk menjadi diplomat. Namun dalam perjalanan akademiknya, ia beralih ke jurusan ilmu komunikasi. Di bangku kuliah itu, Ade Armando aktif di pers mahasiswa, Warta UI.
Ia pun mendalami jurnalistik langsung dengan Rosihan Anwar dan Masmimar Mangingat. Ade Armando akhirnya selesai kuliah pada 1988. Ia lalu meraih gelar Master of Science dalam population studies dari Universitas Negeri Florida pada 1991 dan menyandang gelar doktor dari Universitas Indonesia pada 2006.
Ade pernah berkarier sebagai wartawan, tapi lalu aktif di dunia penelitian dan aktivis. Saat ini ia dikenal sebagai pegiat media sosial yang pro terhadap pemerintah Jokowi. Ia juga kerap memaparkan buah pikirannya melalui kanal YouTube dan sering kali memicu kontroversi.
Pria kelahiran 1961 ini, mengawali kariernya dengan menjadi anggota Redaksi Jurnal Prisma pada tahun 1988-1991.Kemudian ia juga menjadi Redaktur Penerbit Buku LP3ES pada tahun 1991-1993.
Lihat Juga :