Unesa Kembangkan Disability Inclusion Metric Pertama di Indonesia
Sabtu, 18 Juni 2022 - 12:26 WIB
Unesa mengembangkan Disability Inclusion Metric pertama di Indonesia. Foto/Tangkap layar laman Unesa.
JAKARTA - Universitas Negeri Surabaya ( Unesa ) tengah mengembangkan Unesa Disability Inclusion Metric (UDIM) sebagai parameter universal tingkat aksesibilitas penyandang disabilitas di lembaga atau organisasi. UDIM diluncurkan guna mengukur inklusi disabilitas di organisasi sekaligus menjadi metric inklusi disabilitas pertama yang ada di Indonesia serta menjadi acuan organisasi dunia.
Pengembangan UDIM saat ini sampai di tahap Focus Group Discussion (FGD) bersama para ahli dan user serta mitra dalam dan luar negeri yang telah digelar Kamis 16 Juni 2022.
Kepala Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD) Unesa, Prof. Dr. Budiyanto menyampaikan fokus pembahasan dalam diskusi tersebut yaitu penyusunan indikator. Pengembangan UDIM ini, lanjutnya bertujuan untuk menyediakan indikator sekaligus mengukur tingkat kualitas inklusi disabilitas di suatu organisasi.
Baca: 3 Profesor Dunia Tawarkan 3 Rekomendasi Untuk Isu Prioritas Presidensi G20 Indonesia
Pengembangan UDIM saat ini sampai di tahap Focus Group Discussion (FGD) bersama para ahli dan user serta mitra dalam dan luar negeri yang telah digelar Kamis 16 Juni 2022.
Kepala Pusat Studi Layanan Disabilitas (PSLD) Unesa, Prof. Dr. Budiyanto menyampaikan fokus pembahasan dalam diskusi tersebut yaitu penyusunan indikator. Pengembangan UDIM ini, lanjutnya bertujuan untuk menyediakan indikator sekaligus mengukur tingkat kualitas inklusi disabilitas di suatu organisasi.
Baca: 3 Profesor Dunia Tawarkan 3 Rekomendasi Untuk Isu Prioritas Presidensi G20 Indonesia
Lihat Juga :