Unesa Kembangkan Disability Inclusion Metric Pertama di Indonesia
Sabtu, 18 Juni 2022 - 12:26 WIB
Adapun manfaat yang diharapkan yaitu, menjadi indikator rujukan pengembangan kualitas inklusi disabilitas dan menjadi bahan evaluasi tingkat kualitas inklusi disabilitas di suatu organisasi. “Ini menjadi acuan atau indikator penting bagi organisasi atau lembaga termasuk perguruan tinggi di dunia. Setelah pembahasan bersama tim, para ahli, user serta mitra dan berdasarkan masukan yang ada, draft direvisi kemudian diluncurkan dalam waktu dekat,” katanya, dikutip dari laman Unesa, Sabtu (18/6/2022).
UDIM mendapat apresiasi dari berbagai ahli luar negeri, di antaranya datang dari Professor of Special and Inclusive Education, University of Sydney-Australia, Prof David Evans dan Professor of Education in The Open University, Prof Kieron Sheehy. Pada kesempatan itu, keduanya juga memberikan penguatan terhadap rancangan indikator UDIM sehingga bisa menjadi acuan universal bagi seluruh organisasi dan lembaga di dunia.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Dr, Sujarwanto menyampaikan bahwa pengembangan UDIM menjadi bagian dari komitmen Unesa dalam mewujudkan lingkungan yang ramah disabilitas di berbagai lembaga dan masyarakat Indonesia hingga dunia.
Baca juga: IPB, UGM, dan UI Jadi Universitas Terbaik di Bidang Biologi versi QS WUR 2023
Menurutnya, itu menjadi satu di antara terobosan-terobosan besar yang dilakukan kampus ‘Satu Langkah di Depan’ itu untuk meningkatkan mutu aksesibilitas penyandang disabilitas di berbagai bidang.
UDIM mendapat apresiasi dari berbagai ahli luar negeri, di antaranya datang dari Professor of Special and Inclusive Education, University of Sydney-Australia, Prof David Evans dan Professor of Education in The Open University, Prof Kieron Sheehy. Pada kesempatan itu, keduanya juga memberikan penguatan terhadap rancangan indikator UDIM sehingga bisa menjadi acuan universal bagi seluruh organisasi dan lembaga di dunia.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Dr, Sujarwanto menyampaikan bahwa pengembangan UDIM menjadi bagian dari komitmen Unesa dalam mewujudkan lingkungan yang ramah disabilitas di berbagai lembaga dan masyarakat Indonesia hingga dunia.
Baca juga: IPB, UGM, dan UI Jadi Universitas Terbaik di Bidang Biologi versi QS WUR 2023
Menurutnya, itu menjadi satu di antara terobosan-terobosan besar yang dilakukan kampus ‘Satu Langkah di Depan’ itu untuk meningkatkan mutu aksesibilitas penyandang disabilitas di berbagai bidang.
Lihat Juga :