Lulus dengan IPK 3,99, Intip Strategi Mahasiswa Teknik Dirgantara ITB Ini

Selasa, 02 Agustus 2022 - 09:51 WIB
Meraih IPK Nyaris Sempurna: Pilihanku, Tanggung Jawabku

Hanya berjarak 0,01 dari kesempurnaan, perjuangan lulusan SMA Kolese Loyola Semarang ini mendapatkan indeks tersebut melalui strategi yang cerdik. Umumnya, komponen utama indeks kuliah mencakup UTS, UAS, dan tugas besar.

Karena pengumpulan tugas besar sering kali bersamaan dengan UAS, ia fokus mengupayakan nilai tinggi di UTS sehingga tidak perlu chaos saat akhir semester. Pada semester 2 dan 7, ia mendapatkan 1 indeks AB. Meski sedih, hal tersebut mengurangi tekanan untuk mendapat nilai sempurna setiap semester, sambil memotivasinya untuk menjaga dan meningkatkan nilai tersebut.

Program Studi Teknik Dirgantara membagi tugas akhir menjadi dua tahap. Agung menjalani TA tahap kedua sambil bekerja. Uniknya, bukannya mendistraksi, justru pekerjaan Agung memotivasinya untuk menyelesaikan TA dengan baik. Melihat murid ajarnya bersemangat mencari ilmu mengingatkannya akan tugasnya sebagai mahasiswa dan kepercayaan orang tuanya.

“Prinsipku, kalau kita mengambil keputusan pasti ada risikonya. Aku ambil keputusan [melakukan TA] sambil kerja. Kalau mau ambil keputusan harus matang dan kalau sudah diambil harus dijalankan sampai selesai,” ia menuturkan.

“Tujuan utama belajar bukan untuk IP tapi ilmunya, tetapi IP juga ‘bukti’ paham ilmu dan mengejar IP lebih [bertujuan] ke membanggakan orang tua. Karena, jujur aja, IP tinggi aku bangga, tapi aku yakin orang tua yang akan lebih bangga,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!