Pengalaman Menantang Mahasiswa Unpad Magang di KBRI Kuala Lumpur, Begini Ceritanya
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 11:38 WIB
Selama sebulan, Lasman ditempatkan di Atase Polisi yang bertugas melakukan pendampingan kepada WNI yang terjerat kasus hukum. Ia mengaku banyak diikutsertakan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan implementasi fungsi KBRI, khususnya Atase Polisi dalam memberikan perlindungan bagi WNI.
Beberapa aktivitas yang dilakukan seperti melakukan pendampingan WNI membuat laporan di Balai Polis Malaysia, membuat laporan PMI yang ditangkap di Malaysia, membuat kajian analisis hukum terkait PMI, melakukan mediasi, dan memberikan konsultasi hukum. Ia melanjutkan, ditempatkan di Atase Polisi memberikan pengalaman belajar luar biasa.
Mahasiswa angkatan 2020 ini tidak hanya dituntut memahami bagaimana perbandingan hukum yang ada di Indonesia dengan Malaysia, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam memberikan pelayanan kepada WNI di Malaysia yang membutuhkan pendampingan dan perlindungan hukum.
Pemahaman mengenai perbandingan penerapan hukum di Malaysia dan Indonesia, spesifiknya pada proses penyelidikan dan penyidikan kasus hukum yang melibatkan WNI baiksebagai penduduk tetap atau pekerja migran di wilayah Malaysia, menjadi ketertarikan Lasman selama mengikuti magang.
“Magang di KBRI Terbesar dan Tersibuk di dunia sangat membuka cara pandang saya dalam melihat dan merespon kondisi WNI yang ada di Malaysia, baik bagi mereka yang sedang bekerja atau menetap di sana,” terangnya.
Beberapa aktivitas yang dilakukan seperti melakukan pendampingan WNI membuat laporan di Balai Polis Malaysia, membuat laporan PMI yang ditangkap di Malaysia, membuat kajian analisis hukum terkait PMI, melakukan mediasi, dan memberikan konsultasi hukum. Ia melanjutkan, ditempatkan di Atase Polisi memberikan pengalaman belajar luar biasa.
Mahasiswa angkatan 2020 ini tidak hanya dituntut memahami bagaimana perbandingan hukum yang ada di Indonesia dengan Malaysia, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam memberikan pelayanan kepada WNI di Malaysia yang membutuhkan pendampingan dan perlindungan hukum.
Pemahaman mengenai perbandingan penerapan hukum di Malaysia dan Indonesia, spesifiknya pada proses penyelidikan dan penyidikan kasus hukum yang melibatkan WNI baiksebagai penduduk tetap atau pekerja migran di wilayah Malaysia, menjadi ketertarikan Lasman selama mengikuti magang.
“Magang di KBRI Terbesar dan Tersibuk di dunia sangat membuka cara pandang saya dalam melihat dan merespon kondisi WNI yang ada di Malaysia, baik bagi mereka yang sedang bekerja atau menetap di sana,” terangnya.
Lihat Juga :